Olahraga

PBSI: Masalah Kevin Sanjaya-Herry IP Sudah Selesai

PBSI: Masalah Kevin Sanjaya-Herry IP Sudah Selesai
Ketua umum PBSI, Agung Firman Sampurna (tengah) memediasi konflik antara Kevin Sanjaya dan Herry IP (PBSI)

AKURAT.CO - Ketua Umum Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI), Agung Firman Sampurna meng-klarifikasi bahwa tidak ada konflik yang terjadi antara Kevin Sanjaya Sukamuljo dan pelatihnya, Herry Iman Pierngadi.

Menurutnya gesekan dalam organisasi itu adalah hal yang biasa. Apalagi, selepas pandemi Covid-19 PBSI melakukan pembenahan internal yang menuntut intensitas tinggi dari pemain dan pelatih menyusul padatnya jadwal turnamen selepas pandemi.

"Tapi memang 1,5 tahun terakhir ada situasi yang demanding. Kami melakukan pembenahan internal dan itu menuntut intensitas pemain dan pelatih. Di situ memang pasti ada gesekan," jelas Agung secara virtual, Jumat (30/9).

baca juga:

"PBSI adalah (sebuah) sistem, ada rekrutmen, ada kepelatihan, ada penugasan turnamen yang diselenggarakan PBSI maupun internasional. Gesekan dalam organisasi itu biasa, apalagi Kevin masih muda dan Pak Herry IP yang sudah senior, pasti terjadi gesekan."

"Hubungan mereka sangat baik seperti orang tua dan anak, maka kita juga menyelesaikannya dengan cara kekeluargaan. Kita amati apa masalahnya, lalu kita panggil, bicara dari hati ke hati dan akhirnya selesai. Jadi saya ingin menyampaikan bahwa masalah ini sudah selesai."

Agung bahkan menyebut konflik yang terjadi antara Kevin-Herry IP ini adalah masalah kecil, di mana mediasi dan konsultasi langsung selesai hanya dalam satu pertemuan.

Namun, karena masalahnya sudah menjadi konsumsi publik, PBSI dalam hal ini sebagai induk organisasi lebih dulu mengevaluasi masalah yang tengah terjadi, sebelum kemudian mempertemukan keduanya.

"Mungkin ada kelelahan, ungkapan kekecewaan. Sayangnya, sempat tidak sengaja kekecewaan itu tidak sengaja tereksploitasi. Tinggal ketemu, ajak makan. Selesai semuanya (masalah)," jelas Agung.

PBSI saat ini sedang fokus untuk menyiapkan program menuju kualifikasi Olimpiade Paris 2024 yang akan dimulai pada 1 Mei 2023. Sehingga membuat PBSI tidak menginginkan hal-hal seperti ini mengganggu fokus persiapan.