News

Paus Fransiskus Kritik Orang yang Lebih Memilih Memiliki Hewan Peliharaan Daripada Anak, Sebut 'Egois' 

Paus Fransiskus Kritik Orang yang Lebih Memilih Memiliki Hewan Peliharaan Daripada Anak, Sebut 'Egois' 

Paus Fransiskus Kritik Orang yang Lebih Memilih Memiliki Hewan Peliharaan Daripada Anak, Sebut 'Egois' 
Pada Rabu (5/1) waktu setempat, Paus Fransiskus mengadakan audiensi umum di Aula Paulus VI di Vatikan (RTE)

AKURAT.CO, Paus Fransiskus telah meluapkan kritikannya terhadap orang-orang yang lebih memilih memiliki hewan peliharaan alih-alih anak. Tidak khawatir dengan risiko dikecam para pecinta anjing maupun kucing di dunia, Fransiskus menyebut tindakan memilih hewan dibanding anak adalah bentuk 'keegoisan tertentu'.

Berbicara tentang menjadi orang tua selama audiensi umum pada hari Rabu (5/1) di Vatikan, Fransiskus juga menyesalkan bahwa hewan peliharaan 'terkadang menggantikan anak-anak' di masyarakat.

"Hari ini … kita melihat bentuk keegoisan. Kami melihat beberapa orang tidak ingin punya anak.

baca juga:

"Kadang-kadang mereka memilikinya, dan hanya itu, tetapi mereka memiliki anjing dan kucing yang menggantikan anak-anak. Ini mungkin membuat orang tertawa, tetapi ini adalah kenyataan," ucap Fransiskus seperti dikutip dari Al Jazeera.

Fransiskus juga mengatakan bahwa memilih hewan dibanding anak adalah praktik yang bisa menggerus sisi kemanusiaan kita. Menurut kepala umat Katolik dunia ini, negara akan menderita karena manusia telah kehilangan sifat kebapakan atau keibuan.

 "Praktik itu adalah penyangkalan terhadap peran sebagai ayah dan ibu dan merendahkan kita, menghilangkan kemanusiaan kita.

"Dengan demikian, peradaban menjadi tua tanpa kemanusiaan karena kita kehilangan kekayaan atas (sifat) kebapakan dan keibuan, dan negaralah yang akan menderita," tambah Fransiskus saat berbicara di Aula Paulus VI.

Fransiskus sendiri kerap tertangkap  kamera menjalin hubungan hangat dengan hewan. Dalam sebuah gambar, ia terlihat membelai anjing, lalu membiarkan bayi domba disampirkan di bahunya selama Epiphany pada tahun 2014. Paus bahkan pernah tertangkap kamera membelai seekor harimau dan bayi macan kumbang.

Sementara pendahulunya, Benediktus XVI, adalah seorang pecinta kucing, Fransiskus diketahui tidak memiliki hewan peliharaan di kediamannya di Vatikan.

Ini bukan pertama kalinya pria berusia 85 tahun itu berbicara soal hewan peliharaan. Pada tahun 2014 lalu, saat diwawancara oleh harian Il Messaggero, Fransiskus juga sempat mengkritik soal pilihan memilihara hewan alih-alih anak. '

Saat itu, Fransiskus menyebut bahwa 'memiliki hewan peliharaan daripada anak-anak adalah fenomena lain dari degradasi budaya'. Ia juga menambahkan bahwa hubungan emosional dengan hewan peliharaan terjalin 'lebih mudah' dibanding hubungan 'kompleks' antara orang tua dan anak-anak.

Pada Rabu, saat mengundang pasangan yang tidak dapat memiliki anak karena alasan biologis, Fransiskus menyarankan untuk mempertimbangkan adopsi. Pada hari itu, ia juga mendesak para calon orang tua 'untuk tidak takut' menjalani peran sebagau ayah maupun ibu. 

"Memiliki anak selalu berisiko, tetapi ada risiko lebih besar jika tidak memiliki anak, (ini) menyangkal kebapakan.  

"Pilihan semacam ini adalah salah satu bentuk cinta tertinggi, untuk menjadi ayah dan ibu.  Berapa banyak anak di dunia yang menunggu seseorang untuk merawat mereka?!" ucap Fransiskus saat berbicara tentang adopsi.

Sebelumnya, Paus dari Argentina itu mengecam penurunan tingkat kelahiran di negara maju. Menyebutnya sebagai 'musim dingin demografis', Fransiskus ikut meratapi anjloknya tingkat kelahiran di Italia, dan menyebut fenomena itu sebagai 'tragedi'.

Sementara, pada awal tahun ini, paus mengkritik masyarakat modern, di mana karier dan mencari uang dianggap telah mengalahkan upaya untuk membangun keluarga bagi banyak orang. Paus pun menyebut mentalitas seperti itu sebagai 'degradasi moral bagi masyarakat'. []