Rahmah

Patut Ditiru, Begini Cara Sayyidina Ali Menghormati Orang yang Lebih Tua

Hikmah dari kisah teladan Sayyidina Ali yang sangat menghormati dan memuliakan orang yang tua.


Patut Ditiru, Begini Cara Sayyidina Ali Menghormati Orang yang Lebih Tua
Orang tua yang sedang berjalan (ISTIMEWA)

AKURAT.CO Pada suatu hari, Sayyidina Ali Karramallahu Wajhah berangkat ke masjid untuk melaksanakan salat subuh berjamaah bersama Rasulullah SAW. Dengan rasa tergesa-gesa dan terburu-buru beliau bergegas menuju masjid. Akan tetapi, tibanya di tengah jalan, langkahnya terhambat oleh seorang lelaki tua yang berjalan tertatih-tatih dengan bantuan sebuah tongkat serta memegang sebuah lentera di  tangan kirinya yang bertujuan untuk menerangi jalan.

Dengan sikap rendah diri seorang Sayyidina Ali karramallahu wajhah lantas tak ingin mendahului lelaki tua itu, beliau berjalan tepat di belakangnya untuk menghormati lelaki tua tersebut.

Karena kejadian itu, Sayyidina Ali karramallahu wajhah menjadi terlambat menuju masjid untuk melakukan Salat Subuh berjamaah bersama Rasulullah SAW. Tak disangka-sangka, ternyata lelaki tua itu tidak salat di masjid, karena ia merupakan seorang Nasrani.

Kemudian Sayyidina Ali memasuki masjid, jama'ah salat sedang melakukan ruku', Rasulullah saat itu sengaja memanjangkan rukuknya dengan bacaan yang panjang, sehingga Sayyidina Ali dapat mengikutinya untuk menjadi makmum. Setelah selesai salat berjamaah, Sayyidina Ali bertanya kepada Rasulullah SAW:  "Ya Rasulullah, mengapa engkau memanjangkan ruku'mu, suatu hal yang belum pernah aku jumpai selama ini? ”

"Saat ruku' dan membaca Subhana Rabbiyal 'adzimi, sebagaimna biasanya aku akan berdiri tegak, sebelum kepalaku terangkat, Malaikat Jibril telah mendahului menekan punggungku, aku baru bisa mengangkat kepala dan berdiri tegak untuk membaca i'tidal.” jawab Rasulullah.

Mendengar penjelasan Rasulullah, kemudian Sayyidina Ali menceritakan kejadian dalam perjalanan menuju masjid yang baru saja dialaminya. Rupanya Allah SWT telah memberikan isyarat kepada Rasulullah agar Sayyidina Ali bisa mengikuti Salat Subuh berjamaah bersama Rasulullah SAW.

Bahkan bukan hanya itu saja, sebuah riwayat yang luar biasa dimiliki Sayyidina Ali Karramallahu Wajhah ini. Diceritakan pada saat itu, Malaikat Mika'il diperintahkan Allah SWT untuk menahan laju matahari hanya untuk Sayyidina Ali karramallahu wajhah tidak ketinggalan Salat Subuh berjamaah di masjid bersama Rasulullah SAW.

Demikianlah hikmah dari kisah teladan Sayyidina Ali yang sangat menghormati dan memuliakan orang yang tua walaupun beragama Nasrani. Semoga bermanfaat bagi kita semua. Amiin.[]