News

Patut Dicontoh, Begini Sistem Penyimpanan Barang yang Hilang dari Kereta Bawah Tanah di Jepang

Para petugas Subway rupanya telah menyediakan tempat khusus bagi barang temuan di kereta


Patut Dicontoh, Begini Sistem Penyimpanan Barang yang Hilang dari Kereta Bawah Tanah di Jepang
Ilustrasi Subway di Tokyo (Twitter/@mandanggg)

AKURAT.CO, Jepang menjadi negara dunia yang terkenal akan kemajuan teknologinya. Selain itu, masyarakat di Negeri Sakura tersebut juga dikenal memiliki kesopanan dan kejujuran yang tinggi. Hal ini dibuktikan saat kita kehilangan barang pribadi di berbagai tempat, salah satunya seperti di kereta bawah tanah atau Subway di Tokyo.

Para petugas di Subway tersebut rupanya telah menyediakan tempat khusus bagi barang temuan di kereta. Di setiap harinya, mereka bahkan bisa menemukan barang yang tertinggal sebanyak lebih dari 2.000 unit dari 197 stasiun. Angkat tersebut tentu sangatlah banyak.

Twitter/@mandanggg

Dilansir dari video yang diunggah oleh akun Twitter @mandanggg, barang-barang temuan itu nantinya akan disortir oleh petugas. Mulai dari bentuk, ukuran, hingga warna barang.

Tak sampai di situ saja, jika brang temuan merupakan kotak bekal, para petugas juga tak ragu untuk membersihkannya terlebih dahulu. Adapun perhatian yang dilakukan terhadap detail ini disebut dengan 'Omotenashi'.

Twitter/@mandanggg

Berbagai barang pecah belah seperti botol kaca pun tak luput dari keamanan. Agar tidak pecah, petugas akan membungkusnya dengan bubble wrap terlebih dahulu sebelum diambil oleh pemiliknya.

"Apa pun yang terjadi, itu mungkin berharga bagi pemiliknya. Jadi kami memperlakukan semua barang dengan hati-hati," kata seorang petugas Subway di Tokyo.

Sistem pengamanan brang-brang yang tertinggal ini berlaku untuk musim apapun. Di musim penghujan, biasanya petugas akan lebih banyak menemukan payung milik penumpang yang tertinggal di Subway.[]