News

'Patah Hati', Suami Guru yang Jadi Korban Penembakan di SD Uvalde, Meninggal Kena Serangan Jantung

"Dia mengorbankan dirinya melindungi anak-anak di kelasnya. Dia adalah seorang pahlawan."


'Patah Hati', Suami Guru yang Jadi Korban Penembakan di SD Uvalde, Meninggal Kena Serangan Jantung
Suami dari guru yang tewas selama penembakan di Uvalde, meninggal hanya beberapa hari usai insiden (Herald Sun)

AKURAT.CO Irma Garcia, salah satu guru yang jadi korban penembakan di Uvalde, sempat menulis hal-hal yang begitu ia cintai di halaman biografi sekolahnya. Hal-hal itu adalah suaminya, keempat anaknya, dan mengajar.

"Saya suka menikmati BBQ dengan suami saya," tulis Garcia di situs web Robb Elementary School, sambil merinci lebih jauh soal keluarganya, termasuk pencapaian dua putra dan dua putrinya.

Garcia yang mengajar kelas empat, menjadi salah satu dari 21 orang yang tewas di tangan seorang remaja bersenjata pada hari Selasa (24/5). Rekan Garcia, Eva Mireles, juga tewas dalam serangan tersebut, beserta 19 siswa anak-anak.

baca juga:

Nahas, hari kelam karena insiden penembakan belum berhenti di situ. Dua hari usai kematian Garcia, Uvalde kembali dibuat berduka. Suaminya, Joe, mendadak wafat karena serangan jantung fatal. Berita ini turut dikonfirmasi oleh Keuskupan Agung San Antonio. Keluarga Garcia menambahkan bahwa Joe meninggal karena 'patah hati'.

"Joe dan Irma Garcia adalah umat Paroki Gereja Katolik Hati Kudus di Uvalde, dan Irma adalah pemimpin dalam pelayanan wanita di sana," ungkap Jordan McMorrough, juru bicara keuskupan agung, mengatakan kepada CNN pada Kamis (26/5) malam waktu setempat.

Menurut kesaksian McMorrough, uskup agung gereja sempat bertemu dengan Joe pada Rabu sore.

Meninggal karena Patah Hati

Kampanye GoFundMe yang diposting oleh sepupu Garcia mengatakan bahwa Joe meninggal Kamis pagi, dikarenakan 'keadaan darurat medis'.

"Tolong jaga keluarga kami dalam pikiran dan doa Anda. Saya benar-benar percaya Joe meninggal karena patah hati, dan kehilangan cinta dalam hidupnya, yang bersamanya selama lebih dari 25 tahun, terlalu berat untuk ditanggungnya," kata postingan tersebut, seperti yang tertulis di halaman GoFundMe.

Keponakan Garcia juga telah menulis tentang kematian suami bibinya di Twitter.

Patah Hati, Suami Guru yang Dibunuh di SD Uvalde, Meninggal Kena Serangan Jantung - Foto 1
 Irma Garcia dan suaminya, Joe Garcia terlihat dalam sebuah foto yang diambil dari kampanye GoFundMe-Jamie dan Debra Austin/GoFundMe

"Ya Tuhan tolonglah keluarga kami, suami bibi saya meninggal pagi ini karena serangan jantung di rumahnya. Sekarang, dia (Joe) telah bersama istrinya. Keduanya akan membuat siapa pun merasa dicintai tidak peduli apa yang mereka miliki. Mereka memiliki hati paling murni. Saya mencintai bibi dan paman, tolong selalu temani setiap langkah  saya," kata tweet itu.

Keduanya adalah Kekasih Sejak SMA

Halaman GoFundMe lain dibuat oleh keponakan Garcia, John Martinez. Dalam postingan terpisah di situs penggalangan dana itu, Martinez menggambarkan Garcia dan suaminya sebagai 'kekasih sejak di sekolah menengah (SMA). Martinez menambahkan bahwa keduanya adalah sosok yang begitu dicintai oleh banyak orang.

"Uang itu akan digunakan untuk segala biaya yang dibutuhkan untuk pendidikan masa depan anak-anak mereka dan untuk kebutuhan keluarga," kata kampanye yang ditulis Martinez.

Awalnya, unggahan GoFundMe dibuat setelah kematian Garcia dan kemudian diperbarui, menyebut guru itu sebagai orang yang 'manis, baik hati, penuh kasih'. Dikatakan pula bahwa guru itu meninggal karena melindungi murid-muridnya.

"Dia mengorbankan dirinya melindungi anak-anak di kelasnya. Dia adalah seorang pahlawan," kata kampanye itu.

Garcia telah menjadi guru selama setidaknya 23 tahun, menurut halaman biografi sekolahnya. Tahun ini adalah tahun kelimanya mengajar bersama dengan rekannya Mireles. []