News

Pasukan Israel Tembak Mati Pejuang Palestina di Tepi Barat, Kepala RS: Itu Sudah Biasa

Muhammad Maher Marei dilarikan ke rumah sakit setelah sebuah peluru menembus jantungnya, sehingga nyawanya tak terselamatkan.


Pasukan Israel Tembak Mati Pejuang Palestina di Tepi Barat, Kepala RS: Itu Sudah Biasa
Keluarga meratapi kematian Muhammad Maher Marei yang tewas dalam penggerebekan Israel di Jenin, Tepi Barat. (AFP)

AKURAT.CO, Pasukan Israel telah membunuh seorang pejuang Palestina di kota Jenin, Tepi Barat. Insiden ini terjadi setelah meletus bentrokan antara tentara Israel dan warga Palestina usai serangan fajar tentara.

Dilansir dari Al Jazeera, Muhammad Maher Marei dilarikan ke rumah sakit pada Rabu (29/6) pukul 05.00 setelah ditembak di dada. Menurut Kepala Rumah Sakit Pemerintah Khalil Suleiman, Wissam Baker, sebuah peluru menembus jantung Marei, sehingga nyawanya tak terselamatkan.

"Ini kemungkinan besar peluru dari penembak jitu yang bertujuan untuk membunuh. Hal semacam ini mulai biasa terjadi di wilayah Jenin belakangan ini. Tak ada penggerebekan yang tak menyebabkan cedera mematikan. Bahkan, mereka yang terluka datang dengan luka kritis," ungkap Baker.

baca juga:

Menurut kelompok bersenjata Palestina 'Jihad Islam', Marei telah menjadi salah satu pejuang mereka dan tewas menghadapi serangan Israel.

Di sisi lain, militer Israel berdalih tentaranya telah diserang, sehingga menyebabkan penembakan itu.

"Selama operasi, pasukan tentara IDF menembaki beberapa tersangka yang melemparkan alat peledak ke arah mereka. Tembakan juga terdengar dari wilayah tersebut," komentar tentara Israel.

Setidaknya 2 pria Palestina juga ditangkap selama serangan tentara di Jenin.

Tentara Israel melakukan operasi penyerbuan dan penangkapan hampir setiap hari di Tepi Barat. Operasi tersebut kerap mengakibatkan cedera atau pembunuhan warga Palestina.

Setidaknya 13 warga Palestina ditangkap dari seluruh Tepi Barat pada Rabu (29/6).

Selama beberapa bulan terakhir, pasukan Israel secara khusus mengintensifkan serangan mereka di Jenin, tempat sejumlah kelompok bersenjata Palestina aktif, terutama di kamp pengungsi kota.

"Sekitar sepertiga dari seluruh warga Palestina yang tewas di Tepi Barat sejak awal tahun berasal dari Jenin. Ini menunjukkan bahwa tentara Israel memusatkan operasi mereka di daerah Jenin. Jelas ada keputusan untuk melanjutkan operasi pada waktu fajar dan pagi hari yang telah berlangsung selama 3 bulan terakhir," tutur Walid al-Omary dari Al Jazeera. []