Rahmah

Pastikan Layanan Jemaah Haji, Menag Bertolak ke Saudi

Menag Yaqut meminta agar tiga aspek penyelenggaraan haji, yaitu pembinaan, pelayanan, dan perlindungan jemaah, harus dipegang teguh.


Pastikan Layanan Jemaah Haji, Menag Bertolak ke Saudi
Menteri Agama (Menag) RI Yaqut Cholil Qoumas saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi VIII di Nusantara II, Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Senin (18/1/2021). (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO Kementerian Agama (Kemenag) RI memastikan akan memberikan layanan maksimal kepada para jemaah haji Indonesia. Hal ini ditegaskan langsung oleh Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas bertolak ke Arab Saudi, Rabu (18/5/2022) dini hari.

"Dini hari ini, saya berangkat ke Arab Saudi. Ini adalah pemberangkatan jemaah haji kali pertama setelah tertunda dua tahun karena pandemi. Saya ingin memastikan seluruh layanan untuk jemaah sudah siap," kata Menag Yaqut di Bandara Soekarno - Hatta, Cengkareng, Tangerang, Banten.

Dengan didampingi Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Hilman Latief, Direktur Layanan Haji Luar Negeri Subhan Cholid, serta Staf Khusus dan Tenaga Ahli, Menag Yaqut menyampaikan, pihaknya akan mengecek beberapa pelayanan seperti katering, transportasi, akomodasi dan kesehatan.

baca juga:

"Kita akan cek kesiapan layanan katering, transportasi, akomodasi, layanan kesehatan, dan lainnya. Intinya jemaah haji harus terlayani dengan sebaik mungkin," ucap Menag Yaqut.

Selain itu, Menag Yaqut meminta agar tiga aspek penyelenggaraan haji, yaitu pembinaan, pelayanan, dan perlindungan jemaah, harus dipegang teguh.

"Jangan kecewakan jemaah. Jadikan ibadah haji tahun ini sebagai pengalaman terbaik mereka. Jadikan diri kita sebagai _supporting system_ untuk melayani dan membantu para jemaah haji mencapai kepuasan maksimal dan mampu menjadi haji yang mabrur. Lakukan ini semaksimal mungkin," jelas Menag Yaqut.

Dalam kesempatan yang sama, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Hilman Latief mengatakan bahwa proses pengadaan layanan di Arab Saudi sudah berlangsung dalam dua bulan terakhir. Tim Kementerian Agama, kata dia, telah menyelesaikan seluruh proses tersebut hingga tahap kontrak kerja sama.

"Kita akan lakukan pengecekan akhir, memastikan begitu jemaah tiba di Saudi, layanan sudah bisa dinikmati mereka," ujar Hilman Latief.

Pada tahun ini, lanjut Hilman menyampaikan, kuota haji Indonesia berjumlah 100.051 jemaah. Jumlah tersebut, terdiri atas 92.825 kuota jemaah haji reguler, dan 7.226 kuota jemaah haji khusus. 

"Jemaah sudah mulai terbang ke Saudi pada 4 Juni 2022. Sehingga, semua layanan harus dipastikan sudah siap semua," pungkas Hilman Latief. []