News

Pasien Sembuh Covid-19 di Palangka Raya Bertambah 63 Kasus

Wali Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah Fairid Naparin mengatakan 63 warganya dinyatakan sembuh dari paparan COVID-19.


Pasien Sembuh Covid-19 di Palangka Raya Bertambah 63 Kasus
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin (ISTIMEWA )

AKURAT.CO, Wali Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah Fairid Naparin mengatakan 63 warganya dinyatakan sembuh dari paparan Covid-19.

"Jumlah pasien sembuh Covid-19 di Kota Palangka Raya sampai saat ini mencapai 4.122 orang setelah bertambah 63 pasien sembuh. Angka itu berada di 77,48 persen dari total kasus positif," kata Fairid di Palangka Raya, Selasa, (20/4/2021).

Meski demikian dia tetap mengajak masyarakat di Ibu Kota Provinsi Kalimantan Tengah selalu menerapkan protokol kesehatan karena penyebaran Covid-19 juga masih tinggi.

"Sampai kemarin pun masih tercatat penambahan 49 kasus positif Covid-19 sehingga akumulasi warga kita yang positif mencapai 5.320 orang," katanya.

Selanjutnya berdasar data Satgas Covid-19 di wilayah "Kota Cantik" itu yang positif dan masih menjalani perawatan sebanyak 1.031 orang atau 19,38 persen dari total kasus positif.

Dari seluruh kasus Covid-19 yang ada juga tercatat jumlah kematian pasien sebanyak 167 orang usai terjadi penambahan dua kasus meninggal dunia. Sementara masyarakat yang berstatus suspek Covid-19 tercatat 1.189 orang.

Data tersebut berhasil dihimpun dari seluruh wilayah di Kota Palangka Raya mencakup lima kecamatan yang mencakup 30 kelurahan. Bertambahnya kasus Covid-19 tersebut, menurut Fairid, bentuk keberhasilan tim kesehatan dalam melakukan penelusuran kontak erat antara masyarakat dengan pasien positif.

Sebagai upaya pemutusan rantai penyebaran Covid-19, Pemerintah Kota Palangka Raya, melalui tim gugus tugas terus melakukan berbagai upaya mulai dari sosialisasi, deteksi dini, pengamanan hingga penanganan kasus.

Pemerintah Kota Palangka Raya pun mengajak masyarakat di wilayah Ibu Kota Provinsi Kalimantan Tengah untuk selalu menerapkan protokol kesehatan Covid-19 sebagai upaya meminimalkan potensi dan mencegah mata rantai penyebaran Covid-19 yang tak kunjung usai.

Selain itu juga mengajak warga di kota turut menyukseskan pelaksanaan vaksinasi Covid-19, terutama untuk yang menjadi sasaran dan masuk kriteria.

"Vaksin inilah yang kita tunggu lebih dari setahun sejak awal kasus Covid-19 terdeteksi. Mari sukseskan vaksinasi dan terapkan prokes secara ketat," katanya. []

Sumber: ANTARA

Erizky Bagus

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu