News

Pasien Sembuh COVID-19 di Bangka Barat Bertambah 46 Orang

Jumlah pasien yang dinyatakan sembuh dari paparan COVID-19 di Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bertambah 46 orang


Pasien Sembuh COVID-19 di Bangka Barat Bertambah 46 Orang
Petugas memperlihatkan botol vaksin COVID-19 sebelum menyuntikan kepada tenaga kesehatan di Puskesmas Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis (28/1/2021). (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Jumlah pasien yang dinyatakan sembuh dari paparan COVID-19 di Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bertambah 46 orang sehingga akumulasi pasien sembuh mencapai 1.989 orang.

"Hari ini terjadi penambahan 46 orang yang sembuh atau selesai menjalani masa karantina dan perawatan dari lima kecamatan sehingga secara keseluruhan berjumlah 1.989 orang dari 2.303 kasus yang ditemukan selama pandemi COVID-19," kata Juru Bicara Satgas Pengendalian COVID-19 Kabupaten Bangka Barat M. Putra Kusuma di Mentok, Sabtu (5/6/2021).

Ia menjelaskan 46 orang yang dinyatakan sembuh atau selesai isolasi hari ini berasal dari Kecamatan Mentok 16 orang, Simpangteritip dan Tempilang, masing-masing satu orang, Jebus sembilan orang, dan Parittiga 19 orang.

Untuk penambahan kasus baru yang terkonfirmasi hari ini 39 orang berasal dari Mentok 10 orang, Jebus 17 orang, Parittiga dan Tempilang, masing-masing tiga orang, serta Kelapa enam orang.

"Kasus-kasus baru yang terkonfirmasi hari ini merupakan hasil pengembangan dan penelusuran terhadap warga yang memiliki kontak erat dengan kasus sebelumnya," katanya.

Dengan adanya tambahan kasus baru tersebut, kata Putra, saat ini jumlah pasien yang masih wajib menjalani masa karantina, perawatan, dan isolasi mandiri menjadi 291 orang.

"Hari ini juga terjadi penambahan kasus satu pasien yang meninggal dunia, berinisial nyonya Re (37), asal Desa Tempilang, Kecamatan Tempilang," katanya.

Pasien tersebut meninggal di Rumah Sakit Medika Stania pada Sabtu, sekitar pukul 00.50 WIB dan hari ini dimakamkan di Desa Tempilang menggunakan tata cara pemakaman jenazah COVID-19.

Ia mengatakan, almarhumah diketahui menderita penyakit penyerta dan sudah dilakukan pemeriksaan rapid antigen dengan hasil positif.

"Kami mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya atas meninggalnya saudara kita. Untuk keluarga yang ditinggalkan semoga diberikan ketabahan dan kekuatan," katanya.

Dengan adanya tambahan kasus tersebut, sampai saat ini tercatat jumlah kasus warga yang sebelumnya dinyatakan positif COVID-19 meninggal dunia di daerah itu 23 kasus.

Putra juga mengajak seluruh warga meningkatkan disiplin menjalankan protokol kesehatan, minimal memakai masker dengan baik dan benar saat berada di luar rumah.

"Protokol kesehatan 5M, yaitu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas tetap perlu ditingkatkan untuk meminimalkan risiko penularan virus," katanya. []

Sumber: Antara