News

Pasien Kelompok Usia 31-40 Tahun Dominasi 346 Kasus COVID-19 di DIY


Pasien Kelompok Usia 31-40 Tahun Dominasi 346 Kasus COVID-19 di DIY
Proses uji swab salah seorang pedagang di Pasar Prambanan, Sleman, Selasa (9/6/2020) (AKURAT.CO/Kumoro Damarjati)

AKURAT.CO, Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengungkap kelompok umur pasien positif COVID-19 di wilayahnya. Hingga tanggal 7 Juli 2020, terkuak pasien corona di DIY didominasi pasien dengan usia antara 31-40 tahun.

Menurut data yang disampaikan Juru Bicara Pemda DIY untuk penanganan COVID-19 Berty Murtiningsih, dari tanggal 12 Maret hingga 7 Juli 2020 ada 346 kasus COVID-19 di DIY. Kelompok usia 31-40 mendominasi dengan total 81 kasus.

Diikuti, pasien dengan kelompok usia 41-50 tahun dengan total sebanyak 74 kasus; usia 21-30 sebanyak 58 kasus; usia 51-60 tahun ada 54 kasus; usia 61-70 tahun 27 kasus; usia 11-20 tahun 23 kasus; usia 71-80 tahun 18 kasus; dan 0-10 tahun 11 kasus.

Pasien paling muda berumur 4 bulan dan tertua 80 tahun. Sementara, untuk persentase jenis kelamin dari 346 kasus, 62 persen laki-laki dan 38 persen perempuan.

Pemda DIY turut menyampaikan laporan terbaru perkembangan kasus COVID-19 di wilayahnya. Usai kemarin bertambah 8 kasus, hari ini tanggal 7 Juli 2020 ada 7 kasus baru.

"Hasil pemeriksaan laboratorium dan terkonfirmasi positif pada hari ini tanggal 7 Juli 2020 terdapat tambahan 7 kasus positif, sehingga total kasus positif COVID-19 di DIY menjadi sebanyak 346 kasus," kata Juru Bicara Pemda DIY untuk penanganan COVID-19 Berty Murtiningsih, Selasa.

"Jumlah sampel telah diperiksa, 132 sampel. Jumlah orang, 79 orang," sambung Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes DIY tersebut menambahkan.

Pasien terbaru, menurut Berty, terklasifikasi ke dalam kasus 342-348. Dikarenakan, ada dua kasus terdahulu yang ditarik ke kampung halaman pasiennya, di Jawa Tengah.

Rinciannya, kasus 342 pasiennya adalah seorang perempuan 30 tahun warga Kulon Progo yang ada catatan kontak dengan seseorang yang datang dari Solo. Sementara, kasus 343, perempuan 52 tahun asal Bantul yang memiliki riwayat berkontak dengan pasien kasus 322.

Kasus 322 sendiri pasiennya adalah laki-laki 20 tahun asal Bantul memiliki riwayat perjalanan ke Balikpapan untuk urusan pekerjaan. Ia diumumkan positif terpapar corona pada 3 Juli lalu.

Pasien Kelompok Usia 31-40 Tahun Dominasi 346 Kasus COVID-19 di DIY - Foto 1
ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko

Kemudian, kasus 344, perempuan 49 tahun asal Bantul. "Dia tercatat pernah melakukan kontak dengan pasien 314," kata Berty.

Pasien kasus 314 dinyatakan positif terpapar corona 30 Juni lalu. Pasien ini tercatat juga pernah melakukan kontak dengan kasus 331 yang dilaporkan positif COVID-19 dua hari lalu.

Sementara itu, kasus 345 pasiennya adalah seorang laki-laki 37 tahun. Warga Sleman ini memiliki rekam perjalanan ke Kediri.

Lalu, kasus 346, perempuan 30 tahun asal Sleman yang memiliki riwayat kontak dengan pasien kasus 323 yang diumumkan positif COVID-19 pada 3 Juli lalu. Saat itu disebutkan riwayat penularannya masih dalam penelusuran.

Kasus 347, laki-laki 65 tahun warga Gunungkidul yang memiliki riwayat perjalanan ke Surabaya. Berikutnya, kasus 348, laki-laki 3,5 tahun warga Kulon Progo yang menurut informasi merupakan anak dari pasien kasus 327.

"Kondisi tujuh pasien, sebagian besar dari kontak tracing, OTG (Orang Tanpa Gejala). Jadi tidak ada yang sampai sedang apalagi berat," papar Berty.

Di saat bersamaan, Pemda DIY mengumumkan mengenai adanya 4 tambahan pasien yang sembuh COVID-19. "Total kasus sembuh menjadi 282 kasus," sambung Berty lagi.

Mereka yang sembuh, meliputi pasien kasus 275, laki-laki 51 tahun asal Gunungkidul; kasus 308, laki-laki 41 tahun asal Gunungkidul; kasus 314, laki-laki 58 tahun asal Bantul; dan kasus 322, laki-laki 20 tahun asal Bantul.

Dengan penambahan pasien sembuh dan pasien positif ini, maka kini tercatat masih ada 56 orang pasien COVID-19 di DIY yang masih ditangani atau diisolasi di rumah sakit. []

Ahada Ramadhana

https://akurat.co