News

Pasien Covid-19 yang Sembuh di Sulawesi Tengah Bertambah 132 Orang

Sehingga secara kumulatif total pasien Covid-19 yang sembuh di Sulteng menjadi 5.192 orang


Pasien Covid-19 yang Sembuh di Sulawesi Tengah Bertambah 132 Orang
Aparatur sipil negara (ASN) menjalani swab test atau tes usap antigen di kantor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Jakarta, Senin (25/1/2021). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO Juru Bicara Pusat Data dan Informasi (Pusdatina) Covid-19 Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) Moh Haris Kariming mengemukakan jumlah pasien Covid-19 di daerah itu yang sembuh bertambah 132 orang.

"Hari ini 132 pasien Covid-19 dinyatakan sembuh, sehingga secara kumulatif total pasien Covid-19 yang sembuh menjadi 5.192 orang," katanya di Kota Palu, Senin (1/2/2021) malam.

Ia menerangkan 132 orang tersebut berada di sejumlah kabupaten dan kota antara lain empat orang di Kota Palu, delapan orang di Kabupaten Sigi, tiga orang di Bangkep, satu orang di Banggai Laut dan Buol, 18 orang di Poso dan 58 orang di Tolitoli.

Mereka yang sudah sembuh, lanjutnya, telah diizinkan pulang namun harus menerapkan protokol kesehatan pencegahan penularan dan penyebaran Covid-19 agar tidak kembali terpapar.

"Sementara itu 64 orang terkonfirmasi positif Covid-19 hari ini antara lain 29 orang di Palu, 17 orang di Sigi, 11 orang di Banggai, satu orang di Buol, tiga orang di Tolitoli dan Donggala. Sscara kumulatif total pasien terkonfirmasi positif Covid-19 sampai saat ini berjumlah 7.875 orang," ujarnya.

Kemudian, Haris menyebut 10 pasien Covid-19 masing-masing enam orang di Palu, satu orang di Poso, Tolitoli dan Tojo Una-Una dinyatakan meninggal dunia hari ini sehingga total pasien Covid-19 yang meninggal dunia sampai saat ini berjumlah 194 orang.

"2.471 pasien Covid-19 saat ini menjalani karantina secara mandiri maupun di pusat pelayanan kesehatan milik pemerintah daerah setempat. Mari kita doakan agar mereka semua dapat sembuh," katanya.

Haris mengimbau masyarakat agar mendukung tim pengawas dinas kesehatan kabupaten dan kota di Sulteng yang melakukan penelusuran terhadap orang-orang yang pernah melakukan kontak dengan pasien positif Covid-19, dan yang paling utama menerapkan protokol kesehatan pencegahan penularan dan penyebaran Covid-19.

Pencegahan, katanya, dengan memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Langkah tersebut sangat penting dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran dan penularan Covid-19 di Sulteng.[]

Sumber: ANTARA