Olahraga

Pasca SEA Games, Siman Sudartawa Kini Fokus Olimpiade 2020


Pasca SEA Games, Siman Sudartawa Kini Fokus Olimpiade 2020
Perenang putra Indonesia I Gede Siman Sudartawa bertanding dalam final renang 100 meter gaya punggung putra di ajang SEA Games 2019, di Arena Akuatik, New Clark City, Clark, Filipina, Rabu (4/12/2019). I Gede Siman Sudartawa berada di posisi ketiga dengan catatan waktu 55.68 detik dan berhasil mendapat menyumbang medali perunggu untuk Indonesia. (AKURAT.CO/Abdul Aziz Prastowo)

AKURAT.CO, Siman Sudartawa berhasil tampil cukup gemilang di SEA Games Filipina 2019 beberapa waktu lalu. Atlet renang Indonesia tersebut kini fokus menatap Olimpiade Tokyo 2020 mendatang.

Siman akan berusaha lolos olimpiade melalui limit B di nomor 100 meter gaya punggung. Ia mengatakan bahwa Limit B nomor tersebut adalah 55,47 detik, sedangkan waktu terbaiknya saat ini 55,6 detik.

Siman masih memiliki kesempatan untuk lolos ke olimpiade sampai Mei nanti. Untuk itu, pria kelahiran Klungkung, Bali, tersebut bakal mengumpulkan poin sebanyak mungkin dengan mengikuti berbagai kejuaraan.

“Sekarang masih berusaha buat qualified untuk nomor Olimpiade sampai bulan April atau Mei. Ada banyak kejuaraan untuk mencapai ke sana,” kata Siman usai jumpa pers Ajinomoto Indonesia di Pisa Kafe Menteng, Jakarta, Kamis (19/12) siang.

Sayang, Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PB PRSI) belum menentukan kapan jadwal pelatnas akan dimulai untuk persiapan olimpiade. Siman akhirnya memutuskan bakal melakukan latihan sendiri pada Januari mendatang.

“Yang pasti saya pribadi akan mulai latihan lagi bulan Januari, kalau pelatnas saya belum tahu kapan,” ujar Siman.

Siman tentu bertekad tampil di olimpiade untuk kedua kalinya. Sebelumnya, ia pernah tampil di nomor 100 meter gaya punggung putra pada Olimpiade London 2012 silam, namun ia gagal menorehkan prestasi lantaran hanya finis di posisi ketujuh dari delapan peserta.

Kala itu, Siman mencatatkan waktu 55,99 detik. Ia selisih 0,77 detik dari peraih medali emas asal Trinidad dan Tobago, Bovell George Richard.

Di Olimpiade Rio De Janiero 2016 silam, Siman absen sebab PRSI lebih memilih Glenn Victor Sutanto untuk tampil membela Merah Putih. Glenn tak mampu melangkah lebih jauh usai terhenti di babak penyisihan di ajang tersebut.[]