Ekonomi

Pasca-Reshuffle I Kabinet Indonesia Maju, Ini Menteri dengan Persepsi Positif

Indonesia Indicator merinci nama-nama menteri yang mendapatkan apresiasi publik dan media paling baik pasca-reshuffle pertama tersebut.


Pasca-Reshuffle I Kabinet Indonesia Maju, Ini Menteri dengan Persepsi Positif
Enam menteri baru yang masuk kabinet Indonesia Maju Tri Rismaharini, Sandiaga Salahuddin Uno, Budi Gunadi Sadikin, Yaqut Cholil Qoumas, Sakti Wahyu Trenggono, dan Muhammad Lutfi memberikan keterangan usai diumumkan oleh Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Selasa (22/12/2020). (BPMI)

AKURAT.CO Presiden Joko Widodo (Jokowi) merombak kabinet di akhir tahun 2020, tepatnya pada 23 Desember 2020. Ini merupakan reshuffle yang pertama untuk periode kedua Presiden Jokowi.

Indonesia Indicator merinci nama-nama menteri yang mendapatkan apresiasi publik dan media paling baik pasca-reshuffle pertama tersebut.

Indonesia Indicator (I2), perusahaan Intelijen Media dengan menggunakan peranti lunak kecerdasan buatan (AI) mencatat 10 menteri yang mendapatkan ekspos pemberitaan positif tertinggi dari total 36 menteri dan kepala lembaga setingkat menteri.

Kepala Divisi Riset Indonesia Indicator, Fanny Chaniago menyebutkan riset ini diambil dengan rentang waktu 24 Desember 2020-12 April 2021 atau sejak momentum reshuffle Kabinet Indonesia Maju yang pertama pada 23 Desember 2020 lalu.

“Riset ini menganalisisi data pemberitaan sebanyak 4.655.176 berita yang berasal dari 5.963 media online berbahasa Indonesia, dari media online nasional hingga media online lokal. Kemudian dengan menggunakan kata kunci nama menteri, sistem kecerdasan buatan mengidentifikasi pemberitaan mengenai figur menteri, dan sekaligus mengenali pemberitaan yang memiliki konten-konten positif,” jelas Fanny lewat keterangan tertulisnya, Jakarta, Rabu (14/4/2021).

Dari jumlah ekspos positif, Fanny menyebut nama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno yang mendapatkan sentimen positif tertinggi (13.968 berita). Kemudian disusul oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (13.879 berita), Menteri Keuangan Sri Mulyani (9.101 berita), Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (8.808 berita), Menteri Sosial Tri Rismaharini (7.735 berita), Menteri BUMN Erick Thohir (7.165 berita), Menteri Perhubungan Budi Karya (6.744 berita), Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (6.709 berita), Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (6.191 berita), dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono (5.844 berita).

“Sentimen positif ini didapatkan dari beberapa aspek, di antaranya pemberitaan tentang kinerja menteri, dan pelaksanaan program kerja serta terobosan yang dibuat di kementerian tersebut, dan bagaimana media mencitrakan atau mempersepsikan figur menteri," ujar Fanny.

Sosok Sandiaga Uno merupakan menteri yang menjabat setelah reshuffle pertama, dan dalam tangkapan pemberitaan, Sandiaga banyak diberitakan terkait langkah-langkah pemulihan pariwisata di tengah pandemi Covid-19. Sandiaga juga dicitrakan dekat dengan milenial dan banyak melibatkan milenial untuk ikut mempromosikan potensi pariwisata Indoensia melalui dunia digital.

“Sebagai representasi menteri dari kalangan anak muda, Sandiaga juga akrab dengan publik dengan aktif di media sosial. Kanal digital juga dimanfaatkan Sandiaga untuk mempromosikan dan mempublikasikan program kerja kementerian, sehingga publik lebih mengetahui apa saja yang telah dilakukannya,” jelas Fanny. []

Dhera Arizona Pratiwi

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu