Ekonomi

Pasca Pertumbuhan Ekonomi 7,07%, Begini Nasib Data Perdagangan

Data perdagangan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) disinyalir menunjukkan pergerakan yang positif


Pasca Pertumbuhan Ekonomi 7,07%, Begini Nasib Data Perdagangan
Ilustrasi - Data Perdagangan Bursa Efek Indonesia (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO Data perdagangan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) disinyalir menunjukkan pergerakan yang positif, meski Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di akhir pekan atau Jumat (6/8) ini ditutup dengan mengalami perubahan usai pengumuman pertumbuhan ekonomi 7,07%.

Namun secara keseluruhan, IHSG selama sepekan meningkat 2,20% atau berada pada level psikologis 6.200, tepatnya pada 6.203,431 dari posisi sebelumnya, yaitu 6.070,039 pada pekan lalu.

" Nilai kapitalisasi pasar bursa selama sepekan juga turut mengalami peningkatan sebesar 3,42% menjadi sebesar Rp7.481,273 triliun dari Rp7.233,760 triliun dari pekan sebelumnya," ujar Sekretaris Perusahaan BEI Yulianto Aji Sadono melalui keterangan resminya di Jakarta, Sabtu (7/8/2021).

Selain itu, rata-rata nilai transaksi harian bursa meningkat sebesar 16,63% menjadi Rp15,054 triliun dari Rp12,908 triliun pada pekan lalu. Selanjutnya, peningkatan juga terjadi  pada rata-rata frekuensi harian bursa sebesar 17,15% atau menjadi sebesar 1.673.495 transaksi dari pekan sebelumnya yang berada pada 1.428.518 transaksi.

" Rata-rata volume transaksi harian bursa mengalami peningkatan tertinggi, yaitu sebesar 41,71% menjadi 27,025 miliar saham dari 19,070 miliar saham pada pekan yang lalu," jelasnya.

Investor asing pada hari ini mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp127,51 miliar. Sedangkan sepanjang tahun 2021 investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp18,913 triliun.

Sekadar informasi, pada pekan ini, tepatnya Jumat (6/8), PT Bukalapak.com Tbk (kode saham: BUKA) resmi membuka lembaran sejarah baru bagi Pasar Modal Indonesia dengan tercatat di BEI sebagai Perusahaan Startup Teknologi Unicorn pertama di Indonesia.

BUKA yang Tercatat pada Papan Pengembangan BEI ini bergerak pada sektor technology dengan sub sektor Software & IT Services. Adapun industri dan sub industri dari perusahaan tersebut ialah Online Applications and Services.

PT Bukalapak.com Tbk menjadi Perusahaan Tercatat ke-28 di BEI pada tahun 2021.

Kegiatan Sosial dalam Rangka HUT ke-44 Pasar Modal Indonesia Mengusung tema Investasi Anda Menolong Sesama, Self-Regulatory Organization (SRO) yang terdiri dari BEI, PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), meluncurkan inisiatif yang mengajak investor serta stakeholders pasar modal berinvestasi sekaligus berdonasi melalui Pasar Modal Peduli Indonesia (PMPI) untuk kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) penanggulangan pandemi Covid-19 di Indonesia. Seluruh pendapatan SRO dari transaksi pasar modal pada Senin, 9 Agustus 2021, akan dikonversi menjadi dana kegiatan CSR HUT ke-44 Pasar Modal Indonesia. 

Dana dari kegiatan tersebut akan digunakan untuk keperluan penanggulangan pandemi yang meliputi pendirian Sentra Vaksinasi, dana bantuan untuk Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC), pengadaan konsentrator oksigen dalam rangka Gerakan Oksigen untuk Indonesia, donor plasma, santunan untuk keluarga tenaga kesehatan yang gugur, dan bantuan untuk petugas pemakaman. 

Pada tahap awal, dana kegiatan CSR tersebut akan berasal dari transaksi bursa dan biaya jasa kustodian sentral selama satu hari tersebut.[]