Ekonomi

Pasca Penangguhan di Austria, Rusia Lanjutkan Pengiriman Gas Ke Italia

Pasca Penangguhan di Austria, Rusia Lanjutkan Pengiriman Gas Ke Italia
Logo perusahaan minyak Gazprom Neft terlihat di stasiun pompa bensin di Moskow, Rusia. (REUTERS/Maxim Zmeyev)

AKURAT.CO, Perusahaan Gas Terbesar di Rusia, Gazprom menyatakan bahwa pengiriman gas ke wilayah Italia melalui wilayah Austria akan dimulai kembali.

Dimana keputusan tersebut muncul pasca adanya penangguhan logistik diwilayah Austria ditengah perubahan regulasi negara tersebut.

"Perusahaan serta pelanggan kami yang ada di Italia telah menemukan solusi untuk melanjutkan pengiriman gas melalui wilayah tersebut," tulis pernyataan tersebut melalui lansiran VoA.

baca juga:

Seperti yang diketahui, sebagian besar gas Rusia yang dikirim ke Italia melewati Ukraina melalui jalur pipa gas Trans Austria (TAG) yang membentang dari perbatasan Austria hingga Tarvisio di Italia Utara.

Pasca dilanjutkannya kembali pengiriman logistik gas dari Rusia, Perusahaan energi asal Italia, Eni menyatakan bahwa pasokan gas dari Gazprom akan dilanjutkan hari ini.

"Ya akan dilanjutkan kembali pasca penangguhan di Austria, kami sudah mencapai solusi yang terbaik diantara pihak-pihak yang berkaitan tanpa menimbulkan permasalahan lebih lanjut," tulis pernyataan tersebut.

Sebagai Informasi, Sabtu (1/10/2022) lalu, pengiriman gas Rusia ke Italia melalui Austria ditangguhkan, dimana Gazprom membeberkan hal ini terjadi karena operator Austria menolak untuk mengonfirmasi nominasi atas perubahan peraturan.

Perusahaan gas Rusia Gazprom (MCX:GAZP) mengatakan akan memperbarui pasokan gas alam ke Italia, setelah menemukan resolusi atas perselisihan terkait aliran transit dengan regulator Austria.

Berita ini mematahkan pola episode baru-baru ini yang telah meningkatkan perang ekonomi yang dilancarkan oleh Rusia dan Uni Eropa dengan perang militer. Ini juga merupakan sumber bantuan penting bagi Italia, pelanggan Gazprom terbesar kedua di Eropa setelah Jerman, yang lebih bergantung pada gas untuk bahan bakar pembangkit listrik daripada sebagian besar negara Eropa lain.

"Gazprom dan mitranya di Italia telah menemukan solusi mengenai format interaksi sehubungan dengan perubahan peraturan yang diperkenalkan di Austria pada akhir September," kata perusahaan tersebut dalam pesan singkat di Telegram. Regulator Austria telah mengisyaratkan kesediaannya untuk mengkonfirmasi nominasi untuk transit dari Gazprom Export, yang memungkinkannya untuk melanjutkan pasokan gas Rusia melalui wilayah Austria," tulis pernyataan yang dibuat Gazprom.[]