Ekonomi

Pasar Modal Peran Vital Gebrak Pertumbuhan Ekonomi, Akselerasi Sektor Keuangan Jadi Krusial

pasar modal memiliki peran yang sangat vital dalam mendorong kemajuan dan pertumbuhan ekonomi Indonesia


Pasar Modal Peran Vital Gebrak Pertumbuhan Ekonomi, Akselerasi Sektor Keuangan Jadi Krusial
Ilustrasi - pasar modal Bursa Efek Indonesia (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia Luhut Binsar Pandjaitan dalam sambutannya pada acara seminar utama CMSE 2021 mengatakan bahwa inisiatif dan akselerasi dalam pengembangan sektor keuangan perlu untuk terus diupayakan, agar tingkat kedalaman pasar keuangan Indonesia dapat terus ditingkatkan.

Apalagi menurut Luhut, pasar modal memiliki peran yang sangat vital dalam mendorong kemajuan dan pertumbuhan ekonomi Indonesia, khususnya terkait dengan peran adaptasi dan potensi yang dimiliki dalam menghadapi berbagai tantangan di tingkat global maupun domestik.

“Pertumbuhan ekonomi Indonesia di dalam dekade terakhir tidak lepas dari dukungan pasar modal terutama dalam fungsinya sebagai penyedia dana untuk pembangunan,” ujar Luhut beberapa waktu lalu.

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan ke depannya akselerasi digitalisasi khususnya di sektor keuangan akan menjadi hal yang krusial sehingga pelaku industri dapat memberikan layanan yang cepat, murah, dan berkualitas baik kepada seluruh pemangku kepentingan. Akselerasi digitalisasi di sektor keuangan menurut Wimboh bukan hanya perlu dilakukan di industri perbankan namun juga di industri pasar modal.

Sehingga dapat memberikan potensi besar khususnya bagi perusahaan rintisan (startup) untuk mendapatkan pendanaan yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.

" Turut memberikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan yang terus bersinergi mendukung program pemulihan ekonomi nasional melalui pertumbuhan pasar modal Indonesia dengan menerapkan prinsip tata kelola, manajemen risiko, serta kepatuhan terhadap peraturan dan perundang-undangan, " terangnya.

Sementara itu, Direktur Utama BEI Inarno Djajadi mengklaim pencapaian dan kinerja pasar modal Indonesia yang membanggakan tidak terlepas dari dukungan seluruh pemangku kepentingan. Inarno berharap pasar modal Indonesia dapat terus memberikan kinerja yang baik, sehingga dapat mendukung pemulihan ekonomi nasional.

"Kami juga berharap rangkaian acara CMSE 2021 dapat membantu masyarakat untuk melihat bahwa investasi pasar modal terbuka untuk semua orang dan dapat dipercaya, sehingga pada akhirnya diharapkan dapat meningkatkan likuiditas pasar serta jumlah investor," tambah Inarno.

Sekadar informasi, jumlah investor saham di Indonesia sudah melampaui angka 3.000.000 atau tepatnya 3.008.318 single investor identification (SID).[]