Lifestyle

Pasangan Kesal Tapi Diam Saja, Jangan Balas Dendam

Sulit untuk untuk tidak tersinggung ketika pasangan hanya diam saja dan tidak memberitahumu tentang hal yang membuatnya kesal. Jadi, cobalah cara berikut


Pasangan Kesal Tapi Diam Saja, Jangan Balas Dendam
Ilustrasi - Pasangan kekasih (Getty Images/Skynesher )

AKURAT.CO, Pasanganmu terlihat kesal dan kamu ingin membuatnya merasa lebih baik? Kadang, ini bisa menjadi rumit karena pasangan tidak mau memberikan penjelasan apapun. Lebih buruk lagi, dia menyangkal bahwa ada sesuatu yang membuatnya kesal. 

"Kamu tidak dapat memaksa orang lain untuk berkomunikasi dengan kamu jika mereka tidak siap untuk melakukannya," kata konselor profesional berlisensi Kathryn Ely, dikutip Akurat.co pada Kamis, (23/9/2021). 

Berurusan dengan pasangan yang kesal, namun tidak komunikatif bisa sangat mengecewakan sekaligus menyebalkan. Ely pun memintamu untuk tetap bersabar, sebab ada beberapa orang yang tidak nyaman dengan konfrontasi, dan memilih untuk menangani hal-hal dengan cara mereka sendiri.

”Beberapa orang menghindari konflik dengan segala cara dan tidak pernah angkat bicara saat kesal," ujarnya. 

Sulit untuk untuk tidak tersinggung ketika pasangan hanya diam saja dan tidak memberitahumu tentang hal yang membuatnya kesal. Kamu mungkin tergoda untuk balas dendam dan mendiamkannya juga. Namun, ini hanya dapat memperburuk hubungan antara kalian berdua.

Seksolog klinis, Rachel Sommer, PhD menyarankan untuk memberi tahu pasanganmu tentang sikapnya. Untuk mencegah pasangan menghindari situasi tersebut, Sommer menyarankan agar kamu mulai dengan membangun percakapan yang menarik dan ringan. Ini akan membuat pasangan merasa santai dan nyaman.

Kemudian, pada saat waktunya sudah tepat, bawa pembicaraan ke intinya. Secara bertahap beritahu kepadanya mengapa membicarakan masalah adalah hal yang penting.

Ketika dia mau berbagi masalah yang dihadapi, langkah terbaik adalah mendengarkan. Ajukan pertanyaan jika perlu saja. Dalam hal ini, kamu harus peka melihat apa yang dibutuhkannya. Dia mungkin membutuhkan penghiburan dalam bentuk kata-kata atau pelukan hangat, terutama jika masalah sensitif sedang dibahas. Dalam situasi lain, dia mungkin pula hanya butuh didengarkan.

Tak hanya itu saja, kamu pun harus bisa mengelola emosimu, bahkan jika kamu berpikir bahwa hal yang dikhawatirkan pasangan tampak kecil dan sepele. Menjaga emosi kamu tetap terkendali akan memastikan bahwa pasangan cukup nyaman untuk mengungkapkan perasaan mereka saat ini dan di masa depan, denganmu.

Ingatlah, kesal dan perselisihan adalah bagian dari hubungan yang sehat. Kuncinya adalah menyelesaikan perselisihan ini dengan cara yang komunikatif, hormat dan penuh kasih.[]