News

Pasangan di Yogyakarta Gelar Pernikahan Metaverse: Tamu Bisa 'Hadir' Meski Jarak Jauh 

Agar tamu yang tidak bisa hadir dapat menikmati suasana pernikahan. 


Pasangan di Yogyakarta Gelar Pernikahan Metaverse: Tamu Bisa 'Hadir' Meski Jarak Jauh 
Pernikahan Daniel Oscar Baskoro dan Erlinda Aji Ayuningrum. (Dok. Daniel Oscar Baskoro)

AKURAT.CO Ada banyak konsep pernikahan unik di zaman kiwari. Salah satunya adalah pernikahan metaverse yang menjadi konsep pernikahan antara Daniel Oscar Baskoro dan Erlinda Aji Ayuningrum. Selain menggelar pernikahan di Grha Sabha Pramana (GSP), Universitas Gadjah Mada (UGM), para tamu undangan yang tidak bisa hadir secara langsung tetap bisa merasakan hiruk pikuk pesta pernikahan pasangan tersebut melalui bantuan teknologi. 

Seperti dijelaskan Arief Faqihudin, kolega pengantin, tujuan digelarnya pernikahan dengan memanfaatkan teknologi metaverse agar tamu yang tidak bisa hadir dapat menikmati suasana pernikahan. 

"Jadi sebenarnya kita buat, khususnya yang gak hadir langsung bisa mengakses lewat internet juga bisa merasakan vibes nikahannya," jelasnya saat dihubungi Jumat (1/7). 

baca juga:

Pasangan di Yogyakarta Gelar Pernikahan Metaverse: Tamu Bisa Hadir Meski Jarak Jauh  - Foto 1
Dok. Daniel Oscar Baskoro

Arief menambahkan, tamu undangan diberi tautan yang bisa diakses. Di dalam lamannya terdapat menu yang bisa dipilih, seperti layanan streaming video. 

"Ada semacam website kita bisa lihat prosesi acaranya. Kemudian story dari pernikahan ini terkait kedua pengantin dengan tampilan 360 derajat bisa merasakan vibesnya," ujar Arief. 

Arief menjelaskan bahwa tamu undangan tak memerlukan alat khusus seperti kacamata Augmented Reality (AR), dan tautan bisa diakses melalui gawai masing-masing. 

"Teknologi metaverse yang digunakan tidak memerlukan alat khusus cukup diakses portal dengan link yang dibagikan dan cukup diakses menggunakan smartphone." 

Arief mengeklaim, penggunaan konsep metaverse untuk pernikahan di Indonesia masih jarang ditemui. 

"Kalau pernikahan metaverse di Indonesia jarang bahkan mungkin belum pernah, kalau di luar negeri beberapa sudah pernah tetapi belum pernah ada yang semudah ini cukup diakses menggunakan smartphone, mungkin salah satu bisa dibilang pionir," pungkasnya.  []