News

Partai Bolsonaro Menang Telak dalam Pemilu Brasil, Bukti Cengkeramannya Kuat meski Kalah Pilpres

Partai Bolsonaro Menang Telak dalam Pemilu Brasil, Bukti Cengkeramannya Kuat meski Kalah Pilpres
Kemenangan Partai Liberal Jair Bolsonaro membuktikan kekuatan abadi gerakan konservatifnya, sekalipun ia gagal terpilih kembali sebagai presiden Brasil. (REUTERS)

AKURAT.CO Partai Presiden Brasil Jair Bolsonaro berhasil meraih kursi terbanyak di kedua kamar kongres setelah melewati malam Pemilu yang panas. Ini membuktikan kekuatan abadi gerakan konservatifnya, sekalipun ia gagal terpilih kembali sebagai presiden.

Dilansir dari Reuters, Partai Liberal sayap kanannya memenangkan 99 kursi, naik dari 77 kursi, di majelis rendah yang beranggotakan 513 orang. Partai-partai berhaluan kanan yang menjadi sekutunya pun kini menguasai separuh majelis.

Yang lebih mengejutkan lagi dalam pemungutan suara pada Minggu (2/10), partai Bolsonaro memenangkan 13 dari 27 kursi Senat yang diperebutkan. Dua kursi lainnya pun kemungkinan juga akan dimenangkan di putaran kedua.

baca juga:

"Melawan segala rintangan dan semua orang, kami memenangkan 2 juta suara lebih banyak tahun ini daripada 2018. Kami juga mendapat kursi terbesar di majelis rendah sekaligus Senat, yang menjadi prioritas utama kami," tulis Bolsonaro di media sosial pada Senin (3/10) dini hari.

Bolsonaro juga membantu mendongkrak sekutu Senat yang tertinggal dalam jajak pendapat, seperti mantan menteri Damares Alves dan Paulo Pontes. Alves sendiri mengalahkan kandidat Senat dari partai Bolsonaro sendiri.

Kuatnya performa sayap kanan dalam Pemilu legislatif dan gubernur, terutama di Brasil tenggara yang lebih makmur, menjadikan Bolsonaro pemenang telak Pemilu. Ia juga menghadang kemenangan langsung saingan presiden sayap kirinya, Luis Inacio Lula da Silva. Kemenangan ini juga mengonsolidasikan basis politik yang dapat membantunya memerintah jika ia memenangkan putaran kedua pada 30 Oktober.

Meski sebagian besar analis politik masih optimis mantan presiden Lula berpeluang menang, kemungkinannya semakin tipis. Partai Buruh Lula memenangkan 10 kursi lainnya di majelis rendah Kongres. Artinya, ia tetap menjadi partai terbesar kedua dengan 68 perwakilan. Namun, jika terpilih sebagai presiden, Lula bakal kesulitan mendapatkan undang-undang melalui Kongres yang lebih konservatif.

Sekutu Bolsonaro juga maju pesat dalam panggung politik Brasil, termasuk pemilihan gubernur. Bolsonaro pun membual telah mendongkrak agar 8 gubernur terpilih langsung dan sesumbar 8 lainnya akan menang di putaran kedua.

"Inilah kemenangan terbesar bagi para patriot dalam sejarah Brasil: 60 persen wilayah Brasil akan diperintah oleh mereka yang mempertahankan nilai-nilai kita dan berjuang demi negara yang lebih bebas," twitnya.

Sementara itu, Lula mengaku optimis terhadap hasil putaran berikutnya. Ia tak sabar menanti 1 bulan lagi untuk berkampanye dan berdebat langsung dengan Bolsonaro.[]