Olahraga

Para Pembalap Nasional Merasa Tertantang Tampil di Kejuaraan Dunia Sepeda Gunung

Sayu Bella Sukma Dewi mengaku tertantang dengan trek yang ada, meski masih harus beradaptasi.

Para Pembalap Nasional Merasa Tertantang Tampil di Kejuaraan Dunia Sepeda Gunung
Pembalap sepeda gunung melaju menggunakan sepeda Patrol di Cihideung Gravity Park, Bogor, Jawa Barat, Minggu (13/9/2020). (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

AKURAT.CO, Para atlet sepeda terbaik Indonesia bersiap diri untuk berkompetisi dalam UCI MTB Eliminator World Cup 2022. Mereka merasa tertantang untuk bisa bersaing dalam kejuaraan dunia sepeda gunung tersebut mulai Kamis (11/8).

Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah memang mendapat kesempatan menjadi tuan rumah perhelatan dunia yang baru pertama kali berlangsung di Indonesia ini. 

Berbagai persiapan pun sudah dilakukan guna mensukseskan perhelatan Piala Dunia Sepeda Gunung pertama di Indonesia ini. Bahkan Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran menilai persiapan menuju kejuaraan dunia ini sudah mencapai 90 persen.

baca juga:

"Sudah hampir selesai secara keseluruhan. Hanya tribune yang masih akan dikejar pengerjaannya. Kami berencana membangun 5.000 sampai 7.000 kapasitas tempat duduk. Termasuk untuk penonton di kelas VIP," ucap Sugianto Sabran.

Dengan bakal menggelar kejuaraan dunia Sepeda Gunung pertama kali di Indonesia, Sugianto pun berharap nantinya bakal lahir atlet-atlet sepeda gunung dari Kalimantan. 

"Semoga setiap tahunnya kami bisa gelar 1-3 kali agar mencetak atlet-atlet sepeda gunung dari Kalimantan," harap dia.

Persiapan Matang 

Tak hanya dari venue Kejuaraan Dunia saja yang bersolek, para atlet sepeda Indonesia pun melakukan persiapan guna meraih hasil terbaik di Kejuaraan nanti. 

Seperti diutarakan oleh peraih medali emas SEA Games 2022 di Vietnam, Zaenal Fanani yang juga turut mempersiapkan diri. Zaenal yang hadir langsung dalam mencoba lintasan untuk Kejuaraan Dunia membaca karakter lintasan yang akan dilalui nantinya. 

"Kami terus bersiap. Tapi, kami diminta main speed. Tapi, kami diminta juga minta untuk safety. Setiap balapan kan beda-beda. Ada yang sejajar tiga orang, ada yang empat orang, ini tentu harus dijalani karena kondisi di sirkuit ini lebar,” kata Zaenal.

Senada dengan Zaenal, Sayu Bella Sukma Dewi mengaku tertantang dengan trek yang ada. Meski ia masih harus beradaptasi.

"Trek ini cukup menantang. Saya masih adaptasi, coba buat nenangin diri selama latihan. Karena ini event pertama saya, saya akan berusaha yang terbaik untuk Indonesia," ujarnya. 

Perhelatan UCI MTB bakal dihadiri oleh atlet sepeda terbaik dunia. Setidaknya kejuaran dunia ini akan diikuti dari 33 negara dan disiarkan langsung di 132 negara.

Pre Event 

Sebelum puncak event UCI MTB 2022, akan ada acara pre-event yang digelar untuk menguji kelayakan sirkuit. 

Menjelang itu, pemerintah Kalteng mengajak para pesepeda dari tingkat daerah hingga nasional untuk berpartisipasi. Ajakan ini sekaligus bertujuan memperkenalkan Kota Palangkaraya kepada masyarakat Indonesia dan dunia.  

 "Kami akan mengadakan pengenalan Kota Palangkaraya dulu. Kami juga mempersiapkan hadiah untuk para pesepeda yang akan ikut test event nanti. Silakan datang ke Palangkaraya dan kami siap menyambut," terang Sugianto.  

"Ini bertujuan agar masyarakat dunia dan Indonesia tak hanya tahu dengan Bali, Jakarta, Lombok, saja tapi ada juga Kalimantan Tengah yakni Palangkaraya adalah bagian dari Indonesia juga," pungkasnya.[]

Lihat Sumber Artikel di Indosport Disclaimer: Artikel ini adalah kerja sama antara AkuratCo dengan Indosport.com Hal yang berkaitan dengan tulisan, foto, video, grafis, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab dari Indosport.com