News

Panitia Pameran UMKM Pesta Paduan Suara di Yogyakarta Buka Suara Usai Keluhan Sepi Pengunjung

Panitia Pameran UMKM Pesta Paduan Suara di Yogya Buka Suara Usai Keluhan Sepi Pengunjung


Panitia Pameran UMKM Pesta Paduan Suara di Yogyakarta Buka Suara Usai Keluhan Sepi Pengunjung
Stan Pameran UMKM di Jogja Expo Center (JEC), Bantul, DIY, mengalami sepi pengunjung, Kamis (23/6/2022). (AKURAT.CO/Kumoro Damarjati)

AKURAT.CO Pihak penyelenggara pameran UMKM Harmony Expo di Jogja Expo Center, Bantul, DIY, buka suara perihal sepinya kunjungan dari kontingen Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIII ke bazar tersebut.

Lewi Siby selaku penanggung jawab Harmony Expo mengatakan,  Pesparawi Nasional XIII secara resmi baru dibuka tanggal 20 Juni 2022 kemarin. Ia meyakini kala itu seluruh kontingen masih memusatkan perhatian ke persiapan lomba.

"Namun sejak Selasa (21/6/2022) saya melihat beberapa peserta dan officials berkunjung ke Harmony Bazaar setelah tampil," kata Lewi dalam keterangannya.

baca juga:

Kata Lewi, sebetulnya pameran UMKM ini tidak hanya ditargetkan untuk peseta Pesparawi, tapi juga terbuka untuk kalangan umum.

"Khususnya masyarakat Yogyakarta yang ingin mendapatkan produk-produk UMKM dari provinsi-provinsi lain di Indonesia tanpa harus jauh-jauh berkunjung langsung ke daerah asalnya," jelas dia.

Harapan Lewi, jumlah pengunjung pameran akan semakin meningkat seiring Pesparawi berjalan. Penyelenggara juga akan terus mempromosikan bazar ini.

"Melalui platform sosial media Pesparawi, dan kami berharap dukungan semua pihak termasuk media untuk bersama-sama membantu mengembangkan sektor UMKM," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, pameran UMKM bagian dari acara Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIII yang digelar di Jogja Expo Center (JEC), Bantul, DIY, mengalami sepi pengunjung. 

Sepinya pameran produk UMKM berbagai daerah yang sudah mulai dibuka sejak Senin (21/6/2022) kemarin itu pun viral di media sosial beberapa hari lalu.

Berdasarkan pantauan, pameran UMKM di JEC tak terlalu ramai pengunjung pada Kamis (23/6/2022) siang. Stan-stan yang dihadirkan untuk peserta, official, dan pendukung kontingen Pesparawi itu malah lebih banyak dikunjungi warga sekitar.

Beberapa stan malah terlihat kosong atau tak ditempati pelaku UMKM. Irianto (57), salah seorang pemilik stan menyebut kondisi sepi pengunjung ini telah berlangsung sejak hari pertama pameran dibuka.

Miskomunikasi antara pihak penyelenggara pameran dengan kontingen Pesparawi, ia sinyalir sebagai pemicu situasi ini. Buntutnya, tak terjalin koordinasi untuk menghadirkan kontingen Pesparawi ke JEC. 

"Rupanya terjadi miss antara pihak penyelenggara di sini EO-nya dengan kontingen. Tidak tahu dari awal kalau sesudah perlombaan ada kegiatan wisatanya diarahkan ke sini (JEC). Mereka dari tempat asalnya sudah bikin program, sesudah lomba maka dia akan berwisata menentukan lokasi sendiri, cari agen sendiri, travel sendiri," bebernya.

"Kalau toh ada yang ke sini posisi kondisi fisiknya capek, keuangan juga sudah habis karena sudah beli oleh-oleh di tempat lain," sambung Irianto. []