News

Panitia Lobi Erick Thohir Minta BUMN Sponsori Formula E, tapi Belum Dijawab

Ahmad Sahroni mengungkap upayanya meminta dukungan sponsor BUMN kepada Menteri BUMN Erick Thohir untuk ajang balapan Formula E.


Panitia Lobi Erick Thohir Minta BUMN Sponsori Formula E, tapi Belum Dijawab
Suasana proses pembangunan Jakarta International E-Prix Circuit di kawasan Ancol, Jakarta, Selasa (17/5/2022). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO Ketua Panitia Penyelenggara balapan mobil listrik Formula E Jakarta Ahmad Sahroni mengungkap upayanya meminta dukungan sponsor BUMN kepada Menteri BUMN Erick Thohir untuk ajang balapan Formula E pada 4 Juni 2022. Tampaknya, dukungan sponsor BUMN itu cukup penting.

Hal itu untuk mengantisipasi kemungkinan kebutuhan biaya dadakan pada waktu-waktu yang akan datang. Permohonan dukungan dalam bentuk proposal itu ia serahkan langsung ke Erick Thohir pada 9 Mei 2022 atau setelah Presiden Joko Widodo menginspeksi sirkuit Formula E. 

"Habis Presiden datang hari Kamis, Senin saya menghadap Pak Erick Thohir dan sampaikan proposal," kata dia usai konferensi pers di Mal ABC, Ancol, Jakarta Utara, Kamis (19/5/2022) malam.

baca juga:

Tetapi, proposal penawaran sponsor dari BUMN itu hingga kini tak kunjung mendapat jawaban. Erick Thohir selaku Menteri BUMN maupun BUMN sebagai ladang bisnis pemerintah tampaknya belum berminat mensponsori ajang itu.

Padahal, kata Sahroni, perusahaan-perusahaan pelat merah seperti Mandiri, BNI, dan BRI, disebut Sahroni bisa ikut menjadi sponsor ajang balapan Formula E.

Bendahara Umum Partai NasDem itu mengungkapkan, dana untuk penyelenggaraan balapan sebenarnya sudah cukup. Tetapi, kata dia, panitia membutuhkan dana darurat untuk mengantisipasi situasi darurat pada proses menuju penyelenggaraan berlangsung. 

"Ada uang gono-gini yang kiranya nanti dalam proses pelaksanaan itu ada kekurangan," ujar Sahroni.

Untuk diketahui, balapan mobil listrik Formula E di Jakarta akan diselenggarakan di sirkuit Ancol, Jakarta Utara pada 4 Juni 2022. Pembangunan sirkuit telah rampung 100 persen dan menelan anggaran Rp60 miliar.

Sementara progres pemasangan fasilitas pendukung di area sirkuit mencapai 60-70 persen. Tiket Formula E telah terjual dengan harga variatif mulai Rp250 ribu hingga tertinggi Rp10 juta. []