Lifestyle

Pandemi Corona, Okupansi Perhotelan di Bandung Turun Sampai 50%


Pandemi Corona, Okupansi Perhotelan di Bandung Turun Sampai 50%
Junior suite di Swiss Beresort Dago Heritage (AKURAT.CO/Rahma Maulidia)

AKURAT.CO, Sejak merebaknya Corona Covid-19 di Indonesia, perekonomian di Indonesia pun menjadi menurun. Dampak yang paling berpengaruh di masa pandemi ini adalah industri perhotelan. Bahkan, ada jaringan perhotelan yang menutup operasionalnya.

Public Relations Manager Swiss-Belresort Dago Heritage, Atika Nurliawati, mengaku akibat pandemi Corona memberikan dampak yang cukup besar di dunia perhotelan. Bahkan okupansinya menurun hingga 50 persen.

"Untuk hotel dampak Corona besar banget. Di Bandung pun sudah ada beberapa hotel yang close (tutup) juga. Okupansi pun bisa dibilang turun sampai 50 persen. Anjlok banget, dari yang biasanya weekend hari Kamis sampai Sabtu pasti full house sampai 100 persen. Sekarang nembus 30 persen juga sudah bagus," katanya saat dihubungi AkuratTravel di Jakarta, Sabtu, (4/4).

"Perhotelan Kami lumayan drop karena, biasanya kita pun dapat market dari Jakarta. Sekarang client yang dari Jakarta pada cancel ke Bandung terkait local lockdown," tambahnya.

Atika menyampaikan, selain penurunan okupansi yang begitu dratis ada beberapa hotel di Bandung pun menutup operasionalnya karena sepi pengunjung walaupun, pemerintah belum ada himbauan untuk menutup jaringan perhotelan.

"Pemerintah Bandung sih belum ada anjuran untuk tutup hotel," ujarnya.

"Tapi, memang karena rata-rata sepi. Lalu karena pihak hotel pun worried kalau terima leads wedding atau meeting yang pesertanya banyak. Karena sudah ada maklumat juga tidak boeh ada acara kumpul-kumpul. Maka, di sisi lan kalau tidak ada terima grup seperti itu, perhotelan pun juga nggak ada income," bebernya.

Lebih lanjut, Atika mengatakan, ada juga beberapa hotel yang mendukung gerakan pemerintah untuk menutup sementara jaringan hotel di Bandung.

"Ada beberapa hotel yang mungkin juga mendukung program pemerintah dengan menutup sementara sebagai bentuk ikut serta memutus penyebaran Covid-19. Makanya, salah satu antisipasi dari Swiss-Belresort Dago Heritage juga staf kami digilir inchargenya. Terutama back office agar tidak terlalu banyak interaksi, dan prevention Covid-19 sesuai arahan pemerintah dan WHO kita terapkan di hotel," tukasnya.