News

PAN Ngaku Tidak Kaget Terkait Hasil Survei Elektabilitas Anjlok, Soalnya...

PAN Ngaku Tidak Kaget Terkait Hasil Survei Elektabilitas Anjlok, Soalnya...
Wakil Ketua Komisi IV Viva Yoga Mauladi. (ISTIMEWA)

AKURAT.CO Lembaga survei Indopol Survei and Consulting merilis hasil survei terbaru terkait partai politik pilihan publik pada Pemilu 2024. Hasilnya, elektabilitas PAN merosot jauh sampai ke angka 1,30 persen. 

Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi menyatakan, partainya tidak terkejut dengan hasil tersebut. Sebab, sejak 2004, survei elektabilitas PAN selalu hanya di angka 1-2 persen. 

"Saat ini PAN tidak kaget, tidak panik, dan juga tidak galau dengan hasil survei karena sejak 2004 hingga tahun 2022 ketika PAN di survei, elektabilitasnya ya selalu berkisar antara 1 sampai 2 persen saja," kata Yoga ketika dihubungi AKURAT.CO, pada Selasa (26/7/2022). 

baca juga:

"Meski PAN masif dan akseleratif membuat program dan kegiatan sosial budaya di masyarakat, lalu di survei, hasilnya selalu konstan menjadi 'partai Nasakom', partai yang nasibnya satu koma," sambungnya. 

Meski begitu, kata Yoga, jika merujuk hasil survei, maka semestinya sejak Pemilu 2009, PAN tidak lolos parliamentary threshold (parhold).

Namun, kenyataannya berdasarkan hasil resmi KPU RI, perolehan suara PAN di Pemilu ternyata berbeda sangat signifikan dengan hasil survei. 

"Di Pemilu 2004 PAN memeroleh suara nasional sebesar 6,44 persen, Pemilu 2009 sebesar 6,01 persen, Pemilu 2014 sebesar 7,59 persen, dan Pemilu 2019 sebesar 6,84 persen," ujar dia.

"Jadi, ada perbedaan sebesar 500 persen antara prediksi melalui hasil survei oleh para lembaga survei dengan hasil resmi Pemilu yang ditetapkan oleh KPU," lanjutnya. 

Selain itu, Yoga merasa heran lantaran hasil survei yang ditampilkan berbeda jauh dengan hasil Pemilu sebenarnya. Ia pun mempertanyakan kredibilitas lembaga survei tersebut.