Tech

Pakistan Surati Facebook Terkait Konten Islamofobia

Facebook belum menanggapi surat tersebut


Pakistan Surati Facebook Terkait Konten Islamofobia
Logo Facebook pada Facebook Cafe di Filosofi Kopi Melawai Jakarta, Jumat (13/9/2019) (AKURAT.CO / Rizki Sandi S)

AKURAT.CO Perdana Menteri Pakistan Imran Khan menulis surat kepada CEO Facebook Mark Zuckerberg. Ia meminta pelarangan konten Islamofobia di situs tersebut dan memperingatkan peningkatan radikalisasi di kalangan Muslim.

Dalam surat yang dibagikan pemerintah Pakistan di Twitter, Khan mengatakan bahwa "Islamofobia yang berkembang" mendorong ekstremisme dan kekerasan di seluruh dunia, terutama melalui platform media sosial seperti Facebook.

“Saya akan meminta Anda untuk menempatkan larangan serupa terhadap Islamofobia dan kebencian terhadap Islam di Facebook seperti yang telah Anda lakukan untuk Holocaust,” kata Khan, dilansir dari Reuters, Senin (26/10/2020).

Facebook belum menanggapi surat tersebut. Namun pihaknya mengatakan bulan ini sedang memperbarui kebijakan ujaran kebencian untuk melarang konten apa pun yang menyangkal atau mendistorsi Holocaust.

"Beberapa pesan kebencian tidak dapat diterima beberapa pihak, beberapa lagi dapat diterima terhadap yang lain," kata Khan, menambahkan bahwa ini merupakan cerminan prasangka dan bias yang akan mendorong radikalisasi lebih lanjut.

Surat yang dikirimkan Khan merujuk pada situasi di Prancis, di mana katanya Islam dikaitkan dengan terorisme. 

Sebelumnya pada Minggu (25/10/2020), Khan mengatakan bahwa Presiden Prancis Emmanuel Macron telah "menyerang Islam" dengan mendukung penayangan kartun yang menggambarkan Nabi Muhammad.

Komentar Khan muncul setelah Macron memberikan penghormatan kepada seorang guru sejarah Prancis yang dipenggal oleh seorang radikal Islam yang ingin membalas penggunaan kartun guna mengajarkan kebebasan berekspresi dengan menggambarkan Nabi Muhammad di kelas.

Azhar Ilyas

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu