Lifestyle

Ibu Positif Covid-19 Boleh Menyusui Si Kecil

Ternyata ibu menyusui yang terkonfirmasi positif Covid-19 sebenarnya bisa memberikan ASI pada bayinya. Asalkan tak abai menerapkan protokol kesehatan


Ibu Positif Covid-19 Boleh Menyusui Si Kecil
Ilustrasi ibu menyusui bayi (Freepik.com)

AKURAT.CO, Terkadang, ibu menyusui yang terkonfrimasi positif Covid-19 dilema, apakah dirinya bisa memberikan ASI untuk anaknya atau tidak. Ternyata, ibu menyusui yang terkonfirmasi positif Covid-19 sebenarnya tetap bisa aman memberikan ASI pada bayinya. Asalkan tak abai menerapkan protokol kesehatan.

Menurut pemaparan dari Pakar Butrisi UNICEF Indonesia, Ninik Sukotjo, berbagai studi menunjukkan, seorang ibu yang terkonfirmasi positif Covid-19 tetap aman menyusui karena virus Covid-19 tidak terdeteksi di dalam ASI dan bayi memiliki risiko rendah terkena infeksi virus itu.

Bahkan, Ninik mengatakan, organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan UNICEF sejak Maret 2020 terus menggaungkan pentingnya menyusui pada masa pandemi, termasuk pada para ibu yang terkena Covid-19.

"Manfaat menyusui itu tergolong besar, dibandingkan potensi risiko penularan. Sebab, ASI mengurangi risiko kematian bayi secara signifikan. Sedangkan imun bayi bisa melamwan virus Covid-19. Jadi, sebetulnya tidak ada alasan untuk menghindari atau berhenti menyusui pada masa pandemi, termasuk mereka yang terkonfirmasi positif," ujar Ninik, melalui konferensi pers daring bertajuk "Perlindungan Menyusui Tanggung Jawab Bersama" di kanal Youtube AIMI, pada Rabu, (28/7).

"Namun, ibu tetap harus menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker medis dengan tepat, lalu menggantinya berkala, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menghindari memegang mata dan hidung saat tidak pakai masker serta membersihkan dan mendisinfeksi permukaan benda yang sering disentuh ibu. Protokol ini hendaknya betul-betul harus dipatuhi saat menyusui," kata Ninik. 

Ninik mengatakan, ada beberapa kondisi tertentu yang tidak memungkinkan ibu menyusui langsung anaknya. Misalnya, karena mengalami gejala sedang dan berat atau harus berpisah selama perawatan Covid-19. Amannya, Ninik merekomendasikan para ibu menyusui untuk memerah ASI lalu memberikannya pada bayi.

Ninik menambahkan, bila ibu sudah cukup sehat untuk menyusui, maka dipersilahkan untuk langsung menyusui anak. Ninik tak menyarankan ibu menunggu terlalu lama karena tidak ada interval waktu yang tetap kapan ibu yang pernah terpapar Covid-19 harus mulai menyusui lagi.

Di sisi lain, Ninik berharap, ibu menyusui yang pernah terpapar Covid-19 mendapat dukungan dari tenaga kesehatan atau konselor menyusui yang mendampingi si ibu sampai dia nyaman untuk menyusui lagi, setelah ibu dinyatakan negatif dari Covid-19.[]