Rahmah

Pakar Al-Qur’an Kiai Ahsin Sakho: Belajar Al-Qur’an Harus Jelas Sanadnya

Mau tidak mau seorang murid harus belajar Al-Qur'an langsung kepada guru yang jelas sanadnya


Pakar Al-Qur’an Kiai Ahsin Sakho: Belajar Al-Qur’an Harus Jelas Sanadnya
KH Ahsin Sakho (NU Online)

AKURAT.CO Dewan Pakar Al-Quran Pusat Studi Al-Qur’an dan anggota Lajnah Pentashih Al-Qur’an Departemen Agama KH Ahsin Sakho menjelaskan pentingnya mempelajari Al-Qur’an dengan sanad guru yang jelas.

Menurutnya, mempelajari Al-Qur’an berbeda dengan mempelajari ilmu-ilmu lainnya. Untuk menjaga keotentikan bacaannya agar sama persis seperti yang disampaikan Nabi Muhammad dan para sahabatnya, mau tidak mau seorang murid harus belajar langsung kepada guru yang jelas sanadnya.

Hal ini disampaikan dalam seminar web bertajuk Sanad Al-Qur’an Nusantara pada Jumat (24/6/2022).

baca juga:

“Bacaan Al-Qur’an yang kita pelajari harus sama persis dengan apa yang dibaca Nabi dan para sahabat. Aturan ketat ini hanya berlaku dalam ilmu Al-Qur’an,” kata Pengasuh Pondok Pesantren Dar Al-Quran dan Dewan Penasehat Pondok Pesantren Dar Al Tauhid di Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat itu.

Selanjutnya, tokoh kelahiran 21 Februari 1956 itu menyampaikan, Nabi Muhammad pun membaca Al-Qur’an langsung di hadapan Malaikat Jibril. Allah SWT berfirman terkait hal ini,

وَاِنَّكَ لَتُلَقَّى الْقُرْاٰنَ مِنْ لَّدُنْ حَكِيْمٍ عَلِيْمٍ

Artinya, “Dan sesungguhnya engkau (Muhammad) benar-benar telah diberi Al-Qur'an dari sisi (Allah) Yang Mahabijaksana, Maha Mengetahui.” (QS. An-Naml: 6)

“Kata ‘tulaqqa’ pada ayat di atas berarti bertalqqi atau belajar secara langsung,” ujarnya.

Kemudian, sambung Kiai Ahsin Sakho, Rasulullah juga saat mengajarkan Al-Qur’an kepada para sahabat secara langsung atau dari mulut ke mulut.

Berikutnya, dia mengutip satu hadis Nabi yang menjelaskan Ibnu Mas’ud belajar Al-Qur’an langsung kepada Rasulullah,