Tech

Pakai Tanah dari Bulan, Ilmuwan Berhasil Tumbuhkan Tanaman

Penelitian ini menggunakan sampel tanah Bulan yang diperoleh dari misi Apollo 11, 12 dan 17.


Pakai Tanah dari Bulan, Ilmuwan Berhasil Tumbuhkan Tanaman
Ilmuwan dari University of Florida berhasil menumbuhkan tanaman menggunakan tanah dari Bulan. (engadget.com)

AKURAT.CO Baru-baru ini, untuk pertama kalinya ilmuwan berhasil menumbuhkan tanaman menggunakan tanah dari Bulan. Ilmuwan yang berasal dari University of Florida ini menggunakan sampel tanah Bulan yang diperoleh dari misi Apollo 11, 12 dan 17 untuk dijadikan media tanam.

Melansir dari laman Engadget, dalam 3 misi Apollo tersebut, para astronaut berhasil membawa 382 kilogram tanah dan batu dari Bulan. Dalam penelitian ini, ilmuwan hanya menggunakan 12 gram tanah untuk menumbuhkan tanaman tersebut.

Tim kemudian menggunakan beberapa tempat plastik, yang biasa dipakai untuk membiakkan sel sebagai pot. Para ilmuwan tersebut meletakkan 1 gram tanah dari Bulan yang sudah ditambahkan larutan nutrisi ke dalam masing-masing pot plastik.

baca juga:

Setelah itu, para ilmuwan menempatkan biji selada thale atau arabidopsis thaliana. Selain itu, dalam penelitian ini, mereka tidak hanya menanam tanaman dengan menggunakan tanah dari Bulan. Mereka juga menanam benih di jenis tanah lain sebagai bagian dari kelompok kontrol, seperti tanah yang meniru karakteristik tanah di Mars, tanah dari lingkungan ekstrem, dan zat yang meniru tanah Bulan.

Hasil dari penelitian tersebut menunjukkan bahwa hampir semua benih yang ditanam dari jenis tanah-tanah tersebut berhasil membuat tanaman tumbuh dan menujukkan tunasnya. Akan tetapi, tanaman dari tanah Bulan mengalami pertumbuhan lebih lambat atau lebih kecil dari tanah kelompok kontrol.

Para ilmuwan mempublikasikan penelitian ini dalam jurnal Communications Biology. Dalam jurnal tersebut dijelaskan kalau perbedaan susunan sampel tanah Bulan, berdampak pada pertumbuhan tanaman. 

Di jurnal tersebut juga dijelaskan kalau sampel  tanah yang diambil dari misi Apollo 11 dianggap paling tidak efektif untuk menanam tanaman. Hal tersebut disebabkan karena tanah yang diambil dalam misi tersebut banyak terkena angin kosmik. Tanah yang yang diambil dari misi Apollo 11 ini berasal dari permukaan wilayah Sea of Tranquility yang memiliki beberapa miliar tahun lebih banyak paparan lingkungan.

Keberhasilan para peneliti memakai tanah dari Bulan untuk menumbuhkan tanaman patut diberi apresiasi. Pasalnya, keberhasilan ini dapat membuka kemungkinan manusia bisa bercocok tanam di Bulan. Selain itu, hasil penelitian ini juga telah Misi Artemis. Di mana salah satu misinya, yaitu menanam tanaman di Bulan.

“Artemis akan membutuhkan pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana menanam tanaman di luar angkasa," kata Rob Ferl, Profesor Ilmu Hortikultura dari University of Florida dan salah satu peneliti yang terlibat dalam penelitian ini.