Lifestyle

Pakai Skincare Tak Bikin Ketergantungan


Pakai Skincare Tak Bikin Ketergantungan
dr. Devina Nova Estikaratri, Head of ERHA DNA (AKURAT.CO/Abdul Haris)

AKURAT.CO, Merawat kulit dengan mengaplikasikan skincare adalah cara penting yang perlu dilakukan setiap orang untuk mendapatkan kulit tubuh yang diinginkan.

Namun, banyak yang menganggap bahwa pengaplikasian skincare yang terus menerus dilakukan menandakan ia ketergantungan. Dalam arti, jika ia berhenti mengaplikasikan skincare, maka kulit mulus yang sudah didapat bakal kembali kusam dan rusak.

Mengenai anggapan yang satu ini, Head of ERHA. DNA, dr. Devina Nova Estikaratri, memberikan jawabannya kepada AkuratTren dalam launching ERHA.DNA dikawasan Sudirman, Jakarta Pusat, Kamis, (24/10).

"Jawabannya simpel, kita setiap hari harus mandi, sikat gigi. Itu ketergantungan atau kebutuhan? Kebutuhan kan? Nah, dalam perawatan kulit menggunakan skincare juga demikian," ungkapnya.

dr. Devina melanjutkan bahwa perawatan itu harus dilakukan secara berkelanjutan dan memang tidak bisa dihentikan. Jika berhenti maka mau tak mau efek negatif terhadap kulit jadi taruhannya.

Selain itu, dr. Devina juga mengatakan bahwa kulit yang dirawat menggunakan skincare dan yang tidak dirawat sudah pasti akan berbeda.

Oleh sebab itu, penggunaan skincare sebenarnya bukan menyebabkan ketergantungan, tetapi menimbulkan perubahan pada kulit. Lebih baik, jika dibandingkan dengan yang tidak dirawat.

"Jadi bukan berarti kalau pakai terus (skincare) kulitnya bagus jadinya ketergantungan, itu tidak. Kalau kita melakukan perawatan, hasilnya berbeda dengan yang tidak melakukan perawatan. Ibarat mandi tadi, kalau tidak mandi ya kumal. Jadi ini kebutuhan, bukan ketergantungan. Tapi memang efeknya lebih sehat dibandingkan yang tidak melakukan perawatan," tutupnya.[]

Bonifasius Sedu Beribe

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu