Lifestyle

Pahami Manfaat sebagai Pendonor Darah

Tanggal 14 Juni setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Donor Darah Sedunia. Berikut manfaat mendonor darah dari PMI DKI Jakarta.

Pahami Manfaat sebagai Pendonor Darah
Warga mendonorkan darahnya di Pusat Grosir Cililitan (PGC), Jakarta, Minggu (19/2/2022). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO Tanggal 14 Juni setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Donor Darah Sedunia. Hari ini diperingati sebagai momen untuk meningkatkan kesadaran global akan kebutuhan darah yang aman untuk transfusi.

Hari Donor Darah Sedunia pertama kali diselenggarakan pada tahun 2005, atas inisiatif bersama WHO, Federasi Internasional Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah.

Pada tahun ini, peringatan Hari Donar Darah Sedunia mengambil slogan yang berbunyi, "Donating blood is an act of solidarity. Join the effort and save lives".

baca juga:

Slogan ini menyoroti peran para pendonor darah dalam menyelamatkan nyawa seseorang yang membutuhkan, sebagai bentuk solidaritas dalam kehidupan bermasyarakat.

Tak hanya itu, ada lagi dampak kesehatan bagi pendonor darah. Berikut manfaat mendonor darah dari Ketua Bidang Kerjasama dan Kemitraan PMI DKI Jakarta, Arya Sandhiyudha saat live bersama AKURAT.CO di Instagram beberapa waktu lalu. 

Mendeteksi penyakit serius

Proses donor darah harus melalui beberapa prosedur. Tiap kali seseorang ingin mendonorkan darahnya, prosedur standarnya adalah pemeriksaan darah untuk mendeteksi penyakit serius seperti HIV, sifilis, hepatitis B, hepatitis C, hingga malaria. 

Hal ini penting dilakukan demi mengantisipasi adanya penularan penyakit melalui transfusi darah. Prosedur ini juga menjadi “pemeriksaan awal” bagi pendonor agar lebih memperhatikan kondisi kesehatannya sendiri.

Meningkatkan produksi sel darah merah