Olahraga

Pacquiao: Ini Bukan Alasan, Kaki Saya Kram di Ronde Kedua

Manny Pacquia menduga ia mengalami kram karena berlatih terlalu keras menjelang laga melawan Yordenis Ugas.


Pacquiao: Ini Bukan Alasan, Kaki Saya Kram di Ronde Kedua
Manny Pacquiao saat menerima pukulan Yordenis Ugas dalam pertarungan di Las Vegas, Amerika Serikat, Sabtu (21/8). (BOXING SCENE)

AKURAT.CO, Petinju legendaris asal Filipina, Manny Pacquiao, mengatakan bahwa ia mengalami kram pada kedua kakinya pada ronde kedua pertarungan perebutan gelar kelas welter WBA (Super) melawan Yordenis Ugas. Pada saat bersamaan, petinju berusia 42 tahun tersebut tak mau menyebut bahwa ia mencari-cari alasan kekalahannya.

“Sebenarnya, saya tahu gayanya dia (Ugas). Tetapi masalahnya, saya ingin melakukan rencana saya, tetapi rencana saya di ring–saya punya banyak teknik untuk gayanya,” kata Pacquiao sebagaimana dipetik dari Boxing Scene.

“Masalahnya, saya tidak bilang ini adalah alasan saya, bukan, Anda tahu, dua kaki saya kram. Saya tidak bisa bergerak. Itu sebabnya saya tidak bisa bergerak. Saya bisa, di awal-awal dulu saya bisa bergerak dengan mudah dan mengalahkan dia. Anda tahu Manny Pacquiao.”

Dalam pertarungan di T-Mobile Arena, Las Vegas, Amerika Serikat, Sabtu (21/8), Pacquiao kalah angka mutlak dalam pertarungan 12 ronde. Dua juri memberikan angka 116-112 untuk Ugas dan satu juri memberika 115-113 juga untuk Ugas.

“Kali ini, rasanya kedua kaki saya seperti kaku dan menyakiti saya di ronde kedua, sampai ronde ke-12. Tetapi saya tidak mencari permakluman. Itu alasan mengapa saya tidak bisa bergerak dan saya bertahan menyerang balik, dari pukulan dia.”

Pac Man–demikian Pacquiao dijuluki–pernah mengatakan bahwa ia mengalami cedera bahu selepas dikalahkan Floyd Mayweather juga dalam pertarungan 12 ronde enam tahun lalu. Selepas itu, Pacquiao melakukan operasi untuk memperbaiki bahunya.

Pacquiao juga tidak bisa menjelaskan secara pasti mengapa kakinya kram justru ketika pertandingan penting melawan Ugas yang merupakan juara bertahan. Petinju berusia 42 tahun delapan bulan tersebut menduga karena ia berlatih terlalu keras menjelang laga melawan Ugas.

“Saya tidak tahu, saya kira saya terlalu keras bekerja ketika berlatih (di gym),” kata Pacquiao. “Saya berlari di gunung, lalu berlari 32 (putaran) sehari. Jadi, saya tidak tahu. Tetapi, well, saya tidak muda lagi.”

Banyak pihak menduga bahwa kekalahan atas Ugas akan membuat Pacquiao pensiun. Namun, petinju yang kabarnya bakal mencalonkan diri menjadi Presiden Filipina itu meminta waktu untuk bertenang terlebih dahulu.[]