Rahmah

Apakah Pacaran Membatalkan Puasa? Ini Penjelasannya

Apakah Pacaran Membatalkan Puasa? Ini Penjelasannya
Deskripsi pacaran membatalkan puasa (Istimewa)

AKURAT.CO Puasa dalam Islam adalah meninggalkan semua kegiatan yang didasari hawa nafsu. Makan, minum, zina adalah hal yang membatalkan puasa. Sedangkan beberapa ulama berpendapat bahwa pacaran adalah berzina. Sedangkan kebanyakan remaja di Indonesia adalah ummat muslim yang juga memilih untuk berpacaran. Lalu apakah berpacaran membatalkan puasa?

حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ مَنْصُورٍ أَخْبَرَنَا أَبُو هِشَامٍ الْمَخْزُومِيُّ حَدَّثَنَا وُهَيْبٌ حَدَّثَنَا سُهَيْلُ بْنُ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ كُتِبَ عَلَى ابْنِ آدَمَ نَصِيبُهُ مِنْ الزِّنَا مُدْرِكٌ ذَلِكَ لَا مَحَالَةَ فَالْعَيْنَانِ زِنَاهُمَا النَّظَرُ وَالْأُذُنَانِ زِنَاهُمَا الِاسْتِمَاعُ وَاللِّسَانُ زِنَاهُ الْكَلَامُ وَالْيَدُ زِنَاهَا الْبَطْشُ وَالرِّجْلُ زِنَاهَا الْخُطَا وَالْقَلْبُ يَهْوَى وَيَتَمَنَّى وَيُصَدِّقُ ذَلِكَ الْفَرْجُ وَيُكَذِّبُهُ

Telah menceritakan kepada kami Ishaq bin Manshur telah mengabarkan kepada kami Abu Hisyam Al Makhzumi telah menceritakan kepada kami Wuhaib telah menceritakan kepada kami Suhail bin Abu Shalih dari bapaknya dari Abu Hurairah dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda:

baca juga:

 "Sesungguhnya manusia itu telah ditentukan nasib perzinaannya yang tidak mustahil dan pasti akan dijalaninya. Zina kedua mata adalah melihat, zina kedua telinga adalah mendengar, zina lidah adalah berbicara, zina kedua tangan adalah menyentuh, zina kedua kaki adalah melangkah, dan zina hati adalah berkeinginan dan berangan-angan, sedangkan semua itu akan ditindak lanjuti atau ditolak oleh kemaluan." 

Lalu apakah pacaran membatalkan puasa?

Zina yang membatalkan puasa adalah zina yang mempertemukan antara kemaluan laki-laki dan perempuan. Jadi selagi tidak bertemu antara kemaluan laki-laki dan perempuan maka tidak membatalkan puasa.

Apakah pacaran adalah zina?

Namun pacaran sangat merugikan karena, pacaran dalam bulan puasa akan menghilangkan pahala dari puasa itu sendiri. Pacaran meskipun tidak mempertemukan kemaluan antara laki-laki dan perempuan, termasuk zina hati, mata dan lain-lainnya.

Lalu untuk apa kita berpuasa jika tidak mengharap keridhoan Allah SWT? Banyaknya kerugian yang ditimbulkan oleh pacaran, adalah alasan mengapa Islam melarang ummatnya untuk berpacaran.

Kerugian yang disebabkan oleh pacaran

Di dalam Al Qur`an surah Al Isra Ayat 32, berpacaran masuk dalam kategori zina. Berarti, zina adalah persetubuhan antara laki-laki dan perempuan tanpa ikatan pernikahan. Meskipun hanya sekedar berduaan sudah termasuk dalam zina, berpegangan tangan pun termasuk, karena apapun yang menimbulkan hawa nafsu termasuk zina.

Buya Yahya memberi pandangan mengenai hubungan seseorang tanpa ikatan pernikahan, bahaya dan dampaknya terhadap orang tua.