Olahraga

PABSI Ikuti 2 Kejuaraan untuk Tambah Perwakilan di Olimpiade

Dua ajang itu adalah Kejuaraan Dunia Junior di Jeddah dan Kejuaraan Senior di Uzbekistan.


PABSI Ikuti 2 Kejuaraan untuk Tambah Perwakilan di Olimpiade
Lifter terbaik Indonesia, Eko Yuli Irawan, saat beraksi di Kejuaraan Angkat Besi Asia di Ningbo, China, Sabtu (20/4). (XIN HUA)

AKURAT.CO, Tim angkat besi Indonesia dijadwalkan mengikuti dua kejuaraan kualifikasi Olimpiade pada tahun depan demi menambah perwakilan atlet yang akan tampil pada pesta olahraga empat tahunan tersebut.

Dua kejuaraan tersebut adalah, Kejuaraan Dunia Junior di Jeddah, Arab Saudi pada 5-18 Maret 2021 dan Kejuaraan Senior Asia di Uzbekistan pada 15-25 April 2021.

Menurut Wakil Ketua Umum Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI), Djoko Pramono, peluang untuk menambah perwakilan ke Olimpiade Tokyo sangat terbuka lebar.

"Paling tidak, mereka bisa lolos dahulu. Syukur-syukur mereka bisa 'mencuri medali'," kata Djoko dalam siaran pers.

"Sepanjang tahun ini praktis mereka hanya berlatih saja karena minimnya event akibat pandemi COVID-19. Insya Allah mulai Januari tahun depan kami akan all out menghadapi beberapa event penting dalam rangkaian persiapan menghadapi Olimpiade Tokyo dan SEA Games Vietnam."

PABSI telah menyiapkan para lifter senior dan juniornya yang siap diturunkan pada kejuaraan itu. Untuk lifter junior, PABSI rencananya bakal menurunkan Rizky Juniansyah yang tahun depan beralih ke level junior setelah mempertahankan gelar juara dunia remaja melalui kejuaraan dunia remaja virtual di Peru, Oktober lalu.

Selain itu, Rizky akan ditemani oleh Rahmat Erwin Abdullah pada kelas yang sama, yakni 73 kg. Menurutnya, prestasi para lifter junior itu sudah bisa dibilang cukup memuaskan karena mereka mampu bersaing ketat dengan para lifter seniornya.

Sementara itu, kejuaraan senior Asia di Uzbekistan akan diikuti dua lifter, yakni Triyatno(73 kg) putra dan Nurul Akmal (87+ kg). Masih menurut Djoko, ia mengatakan bahwa sepanjang tahun ini total angkatan para lifternya sudah meningkat.

Pada kesempatan yang sama, pelatih kepala angkat besi, Dirdja Wihardja, juga mengatakan para lifter selama ini telah mengalami peningkatan dalam melakukan total angkatan dalam latihan.