News

Pabrik Mesiu di Rusia Meledak, 16 Nyawa Melayang

Lebih dari 170 petugas pemadam kebakaran dan petugas penyelamat dikerahkan ke lokasi kejadian untuk mengendalikan api.


Pabrik Mesiu di Rusia Meledak, 16 Nyawa Melayang
Pabrik Elastik di provinsi Ryazan, Rusia, hancur akibat kebakaran dan ledakan, pada Jumat (22/10). (Foto: Kementerian Darurat Rusia via REUTERS) ()

AKURAT.CO Kebakaran hebat melalap sebuah pabrik mesiu di Rusia dan menyebabkan ledakan. Akibatnya, setidaknya 16 orang meninggal.

Dilansir dari Associated Press, kebakaran ini terjadi di pabrik di Desa Lesnoy, Distrik Shilovsky, Provinsi Ryazan, akibat 'proses teknologi', menurut Kementerian Darurat Rusia.

Awalnya, 7 orang dilaporkan tewas, tetapi jumlahnya meningkat menjadi 16 pada Jumat (22/10). Sementara itu, 1 orang lainnya terluka parah dan dilarikan ke rumah sakit.

Pabrik yang berada sekitar 270 km tenggara Moskow itu pun meledak.

Potret dari tempat kejadian menunjukkan asap mengepul di atas bangunan yang sebagian hancur dan puing-puingnya hangus. Menurut petugas penyelamat, bengkel yang terkena kebakaran benar-benar hancur.

Lebih dari 170 petugas pemadam kebakaran dan petugas penyelamat dikerahkan ke lokasi kejadian untuk mengendalikan api. Penjabat Menteri Situasi Darurat Rusia, Alexander Chuprian, juga telah mengunjungi tempat kejadian.

Pabrik Mesiu di Rusia Meledak, 16 Nyawa Melayang - Foto 1
Kementerian Darurat Rusia via REUTERS

"Tak ada ancaman bahaya bagi penduduk di pemukiman terdekat," bunyi pernyataan kementerian.

Insiden ini terjadi di lokasi pabrik 'Elastik', yang spesialisasinya membuat bahan peledak industri untuk penggunaan sipil. Menurut laman mereka, pabrik itu juga punya kapasitas produksi untuk amunisi. Elastik mengklaim pabriknya dianggap sebagai perusahaan strategis oleh pemerintah Rusia dan milik konglomerat BUMN Rostec, yang mengelompokkan sejumlah perusahaan yang memasok produk industri dan teknologi tinggi ke sektor sipil dan militer.

Otoritas pun sedang menyelidiki potensi pelanggaran prosedur keselamatan atau korsleting di antara kemungkinan penyebabnya.

Ledakan atau kebakaran yang tak disengaja dan mematikan kerap terjadi di Rusia akibat infrastruktur yang bobrok atau pelanggaran standar keselamatan. Pada Desember 2020, 11 orang tewas dalam kebakaran di panti jompo di wilayah Ural. Awal tahun itu, 11 dan 4 orang tewas dalam kebakaran terpisah di penampungan migran di Tomsk dan Moskow.

Kebakaran terburuk dalam beberapa tahun terakhir terjadi pada 2018, ketika 64 orang tewas setelah api melalap sebuah pusat perbelanjaan, yang sistem alarm dan pintu daruratnya tak dapat dioperasikan.[]