News

Pabrik Anggur Raksasa Berusia 1.500 Tahun Ditemukan di Israel, Diklaim Jadi yang Terbesar di Dunia

Pabrik Anggur Raksasa Berusia 1.500 Tahun Ditemukan di Israel, Diklaim Jadi yang Terbesar di Dunia


Pabrik Anggur Raksasa Berusia 1.500 Tahun Ditemukan di Israel, Diklaim Jadi yang Terbesar di Dunia
Ukuran pabrik dari era Kekaisaran Bizantium berhasil mengejutkan para arkeolog (CNN)

AKURAT.CO, Para arkeolog menemukan kompleks pembuatan minuman anggur berusia 1.500 tahun dari era Kekaisaran Bizantium atau Kekaisaran Romawi Timur. Seperti diketahui, peridode Kekaisaran Bizantium diperkirakan berlangsung antara 330 Masehi hingga tahun 1453, dan era ini menjadi salah satu peradaban terkemuka di dunia.

Menurut arkeolog, situs pabrik era Bizantium itu berada di Yavne, selatan Tel Aviv, dan menjadi yang terbesar di dunia pada masanya. Dikatakan bahwa saat masih beroperasi, pabrik mampu memproduksi kira-kira hingga dua juta liter per tahunnya. 

Otoritas Barang Antik Israel pada Senin (11/10) mulai mengumumkan penemuan itu dan menyebut bahwa proses penggalian telah berlangsung selama dua tahun terakhir. Selama itu pula, penggalian terus dilakukan dengan jumlah staf mencapai sekitar 300 anggota yang bekerja lima hari seminggu. 

Berkat kerja keras dari ratusan pekerja itulah, para arkeolog Israel akhirnya berhasil mendapati peninggalan mengejutkan, yakni sebuah situs pabrik anggur raksasa berusia ribuan tahun. 

Di dalam pabrik itu juga, para arkeolog menemukan bermacam-macam alat produksi minuman anggur. Mengutip BBC, situs pabrik setidaknya berisi lima pemeras anggur yang tersebar di lahan dengan luas mencapai lebih dari satu kilometer persegi. Ditemukan pula empat gudang besar untuk peragian dan pemasaran anggur; tempat pembakaran tanah liat untuk guci penyimpan anggur. 

Beberapa guci itu, yang dikenal sebagai 'guci Gaza', ditemukan utuh bersama ratusan ribu fragmen di situs tersebut. Di perkebunan anggur itu, arkeolog juga menemukan tempat pemerasan anggur Persia yang langka, dan berumur lebih tua dari kompleks itu sendiri, yakni sekitar 2.300 tahun.

Pabrik Anggur Raksasa Berusia 1.500 Tahun Ditemukan di Israel, Diklaim Jadi yang Terbesar di Dunia - Foto 1
 Anggur itu disimpan dalam guci tanah liat yang dikenal sebagai guci Gaza, banyak di antaranya ditemukan utuh di lokasi tersebut-Reuters via BBC

Makin menarik perhatian, seluruh proses produksi anggur saat itu masih berlangsung secara manual. Kata arkeolog, saat itu, para pekerja akan mengekstrak cairan anggur di lantai dengan kaki telanjang. Lantai untuk pengekstraan ini terletak di samping kompartemen tempat anggur difermentasi dan tong segi delapan tempat anggur dikumpulkan.

"Kami terkejut menemukan pabrik canggih di sini, yang digunakan untuk memproduksi anggur untuk tujuan komersial. Pada saat yang sama, kita harus ingat bahwa seluruh proses dilakukan secara manual," kata direktur penggalian, yang dipimpin oleh Otoritas Barang Antik Israel, dalam sebuah pernyataan, menurut USA Today.

"Yang benar-benar menarik adalah skalanya. Ini adalah tentang skala produksi di sini. Kami terkejut dengan kompleksitas arsitektur dan proses industrinya," tambah arkeolog yang menjabat sebagai direktur penggalian Jon Seligman kepada CNN, pada Selasa (12/10).

Pada akhirnya, para arkeolog percaya kilang anggur itu adalah pusat produksi utama Anggur Gaza dan Ashkelon yang sangat terkenal. Minuman ini dianggap sebagai merek anggur berkualitas dunia pada zamannya, tetapi pada waktu itu juga, anggur juga menjadi minuman pokok bagi banyak orang. 

Pabrik Anggur Raksasa Berusia 1.500 Tahun Ditemukan di Israel, Diklaim Jadi yang Terbesar di Dunia - Foto 2
 Situs tersebar di lahan dengan luas mencapai satu kilometer persegi-Reuters via BBC

Menurut ahli, anggur-anggur ini kemudian biasa diekspor ke seluruh lembah Mediterania melalui berbagai pelabuhan. 

"Dari Gaza dan Ashkelon, anggur akan didistribusikan ke seluruh lembah Mediterania sebagai produk komersial. 

"Itu adalah produk prestise, yang disukai oleh banyak (anggota) bangsawan selama periode itu.  Misalnya, kita tahu bahwa anggur itu diawetkan selama penobatan Justin II pada tahun 566 di mejanya selama pesta penobatan. Dan itu memberikan gambaran tentang pentingnya hal ini, baik secara gastronomi tetapi juga secara ekonomi bagi daerah tersebut."

"Anggur itu (juga) menjadi sumber nutrisi utama dan ini adalah minuman yang aman karena dulu, air sering terkontaminasi," kata Seligman sambil menambahkan bahwa berdasarkan sumber-sumber kuno, produk adalah anggur putih ringan.

Penemuan pabrik anggur ini datang di tengah upaya Otoritas Barang Antik Israel untuk melakukan lebih banyak penggalian sebagai bagian dari pengembangan Yavne, sebuah inisiatif dari Otoritas Tanah Israel. Pekan lalu, para arkeolog mengumumkan penemuan toilet berusia 2.700 tahun di Yerusalem. Pada bulan Juli, dua pemandian ritual yang digunakan oleh jemaat di Sinagog Agung ditemukan di Vilna. []