Lifestyle

OYO Safecation Jawab Kekhawatiran Keamanan Hotel Saat Pandemi

Program OYO Safecation merupakan bentuk semangat awal tahun untuk meningkatkan keamanan konsumen hotel saat pandemi


OYO Safecation Jawab Kekhawatiran Keamanan Hotel Saat Pandemi
(ki-ka) Kolonel dr. Roedi Djatmiko; Renaldy Martin - Head of Government Relations, OYO Hotels and Homes, Indonesia; dan Kolonel dr. Abraham Arimuko - Dirbinum RSPAD Gatot Soebroto. (Dok. OYO)

AKURAT.CO, Jaringan hotel OYO Indonesia akan mengenalkan inisiatif terbarunya bertajuk "OYO Safecation". Hal ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan akan tempat menginap yang aman dan higienis saat disinggahi masyarakat yang tetap harus keluar rumah selama masa pandemi.

Country Head OYO Indonesia, Agus Hartono Wijaya, melalui keterangannya, Rabu, (10/2) mengatakan bahwa OYO Safecation merupakan jawaban untuk mengurangi kekhawatiran masyarakat yang masih harus menjalani hidup berdampingan dengan pandemi.

"Fokus utama OYO Safecation adalah memastikan keamanan dan kebersihan akomodasi untuk masyarakat yang terpaksa harus keluar rumah untuk keperluan bekerja atau kegiatan non-leisure lainnya," imbuhnya.

Lebih lanjut, Agus mengatakan pihaknya juga akan secara aktif memberikan edukasi bagi masyarakat terkait penggunaan akomodasi untuk tujuan non-leisure.

"Langkah ini kami lakukan guna mendukung kebijakan pemerintah, salah satunya PPKM, untuk menekan kasus COVID-19," tambah Agus.

Selama tahun 2020, minat serta kebutuhan masyarakat untuk menginap di OYO bisa dibilang mampu bertahan, meskipun turun dibandingkan sebelum pandemi.

Data internal OYO memperlihatkan bahwa selama 2020 masyarakat cenderung menginap di hotel untuk tujuan non-leisure seperti perjalanan dinas, remote working, hingga kebutuhan untuk kegiatan isolasi mandiri dengan jangka waktu rata-rata berkisar antara 1 hingga 3 malam.

Rata-rata tingkat okupansi yang diraih oleh hotel-hotel mitra OYO sepanjang 2020 juga terus meningkat dengan kota Bandung, Surabaya, dan Medan menjadi kota dengan jumlah pemesanan terbanyak selama tahun 2020.

“Tren akomodasi non-leisure ini kami lihat akan terus berlanjut di 2021, untuk itu keamanan serta kesehatan para karyawan dan tamu terus menjadi prioritas kami dan direalisasikan dalam program OYO Safecation ini digagas,” ucap Agus.

Sumber: Antara