News

Keluarga Syok Ferdy Sambo Ditetapkan Tersangka, Ini Pengakuan Ayah Kandung Brigadir J

Samuel bercerita sejak kematian anaknya itu kondisi  kesehatan istrinya menurun. 

Keluarga Syok Ferdy Sambo Ditetapkan Tersangka, Ini Pengakuan Ayah Kandung Brigadir J
Peserta aksi dari Tim Advokat Penegakan Hukum dan Keadilan (TAMPAK) menunjukan poster Alm Brigadir Yosua Hutabarat kepada anggota polisi saat aksi seribu lilin dan doa bersama di Bundaran HI, Jakarta, Jumat (22/7/2022). Dalam aksi tersebut peserta aksi juga meminta agar penangangan kasus kematian Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat di kediaman Irjen Pol Ferdy Sambo dilakukan secara transparan. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja (Antara Foto)

AKURAT.CO, Orang tua Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J merasa terkejut Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo menjadi dalang dibalik kematian anaknya itu. 

Hal itu dikarenakan, selama Brigadir J bertugas ia tidak pernah menceritakan sosok Ferdy Sambo dan istrinya dari sisi negatif. 

"Kami tidak menyangka hal itu (Ferdy Sambo yang menyuruh menembak) sebab selama ini anak kita selama bertugas di sana tidak pernah menceritakan hal-hal yang negatif lah begitu dikatakan selalu dia menceritakan terhadap kami selaku orang tuanya baik itu Ibu Putri baik itu Pak Ferdy selalu baik hubungan orang itu selaku atasan dengan bawahan terjalin dengan baik," kata ayah Brigadir J, Samuel Simanjuntak, Rabu (10/8/2022). 

baca juga:

Ia menegaskan sama sekali belum percaya terkait peristiwa yang menimpa anaknya itu. 

"Sudah kami dengar itu peristiwa di rumah kejadian Ferdy Sambo kami belum percaya 100  persen itu. Sementara kami masih diperjalanan dari kampung kami Sidempuan sampai ke Jambi. Sekarang inilah kami baru percaya bahwa kejadian itu di rumah Ferdy Sambo," lanjut dia. 

Samuel bercerita sejak kematian anaknya itu kondisi  kesehatan istrinya menurun. 

"Mulai kejadian ini emang memang bulan yang lalu istri saya kesehatannya udah turun sampai tadi pagi Istri saya belum masuk sekolah melakukan aktivitasnya kemarin pun kami berangkat ke rumah sakit mengecek kesehatannya saya lihat istri saya sudah makin lemah," kata dia. 

Apalagi, kata Samuel, saat Kapolri memberikan pengumuman terkait tersangka pembunuhan terhadap anaknya itu, kondisi istrinya semakin drop. 

"Setelah dia mendengar kejadian itu memang benar-benar yang diperintah oleh Pak Ferdy nampaknya dia, dia namanya seorang ibu yang melahirkan ya dia tambah lemas," lanjut dia. 

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan tim khusus telah menetapkan eks Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo itu sebagai tersangka dalam kasus tewasnya Brigadir J. 

Dalam kasus ini, Ferdy berperan sebagai otak dalam peristiwa ini. Selain Ferdy, timsus juga menetapkan tiga orang lainnya sebagai tersangka. Tiga orang tersebut antara lain Bripka RR, Bharada RE, dan KM. 

Keempat tersangka itu dikenakan pasal 340 subsider Pasal 338, juncto Pasal 55, 56 KUHP dengan ancaman maksimal hukuman mati, penjara seumur hidup, atau penjara selama-lamanya 20 tahun. []