Ekonomi

Orang Tertajir di Korsel, Simak Trik Bisnis Ala Mendiang Bos Samsung Lee Kun-hee

Sebelum meninggal nama pentolan Samsung Lee Kun-hee memang dikenal memiliki harta kekayaan melimpah


Orang Tertajir di Korsel, Simak Trik Bisnis Ala Mendiang Bos Samsung Lee Kun-hee
Lee Kun-Hee, bos besar Samsung Electronics (ISTIMEWA)

AKURAT.CO Lee Kun-hee, bos Samsung Electronics meninggal dunia di usia 78 tahun. Sebelum meninggal nama pentolan Samsung Lee Kun-hee memang dikenal memiliki harta kekayaan melimpah. Enggak heran Lee Kun-hee dinobatkan menjadi orang terkaya di Korea Selatan yang melegenda banget.

Cukup menarik buat bahas soal Lee Kun-hee ini. Sebab, nama Lee Kun-hee bukan cuma sekadar jadi orang paling atas di grup Samsung, tetapi juga jadi orang paling berjasa. Pasalnya, Samsung sempat drop. Mungkin kalau enggak ada Lee Kun-hee, kita enggak bakal kenal Samsung yang sekarang.

Awal Karier di Grup Samsung

Lee Kun-hee bergabung di Samsung Grup sejak tahun 1986. Kemudian, di tahun 1987 karena ayahnya meninggal, Lee Kun-hee harus menggantikannya sebagai chairman Samsung.

Meski Lee Kun-hee berasal dari keluarga konglomerat dan merupakan anak dari bos Samsung juga, pria kelahiran 1942 ini enggak sekadar ongkang-ongkang kaki. Kepemimpinannya di perusahaan Samsung terbukti nyata.

Beberapa tahun jadi chairman di Samsung, Lee Kun-hee memberi banyak terobosan yang menjadikan Samsung kini jadi mendunia. Sebab dia jadi bagian penting dari perubahan-perubahan yang terjadi pada Samsung.

Lee Kun-hee menilai Samsung pada saat itu cuma fokus kepada kuantitas tetapi enggak pada kualitas. Selain itu, Kun-hee pun berpendapat Samsung harus diisi oleh tenaga kerja yang beragam. Oleh karena itu, pada masa Kun-hee, Samsung mulai merekrut tenaga kerja dari Eropa dan Amerika.

Di bawah kepemimpinan bos Samsung yang baru ini, Samsung kemudian melakukan beragam ekspansi. Lee Kun-hee berpendapat bahwa kualitas dan tenaga kerja yang beragam tersebut bakal bikin Samsung bisa bersaing dengan perusahaan lain, termasuk perusahaan dunia.

Tepat yang dikatakannya, Samsung berekspansi ke berbagai lini produk. Asal tahu aja, dulu Samsung adalah perusahaan perdagangan sayur kecil-kecilan, lho. Malah sekarang perusahaan tersebut dikenal karena produk-produk elektroniknya.