News

Orang Kepercayaan Zumi Zola Masih Harus Mendekam di Sel KPK

Penyidik masih mengagendakan pemanggilan saksi-saksi.


Orang Kepercayaan Zumi Zola Masih Harus Mendekam di Sel KPK
Ilustrasi Penjara (Luqaman Hakim Naba)

AKURAT.CO, Tersangka kasus dugaan suap terkait pengesahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Provinsi Jambi Tahun 2018, Apif Firmansyah, masih harus mendekam di sel Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Tim penyidik KPK memperpanjang masa penahanan orang kepercayaan mantan Gubernur Jambi Zumi Zola itu untuk melengkapi berkas perkara.

"Tim penyidik memperpanjang masa penahanan bagi tersangka AF untuk 40 hari ke depan terhitung sejak 24 November 2021 sampai dengan 2 Januari 2021 di Rutan KPK pada Gedung Merah Putih," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (24/11/2021).

Ali mengatakan perpanjangan penahanan dilakukan untuk melengkapi berkas perkara tersangka Apif.

"Penyidik masih mengagendakan pemanggilan saksi-saksi terkait lainnya," kata Ali.

Sebelumnya, KPK menelisik dugaan aliran dana dari mantan Gubernur Jambi Zumi Zola ke sejumlah mantan anggota DPRD Jambi. Pemberian uang diduga untuk memperlancar pengesahan RAPBD Tahun 2017.

Empat saksi yang diperiksa adalah Cornelis Buston yang merupakan Ketua DPRD Provinsi Jambi periode 2014-2019, kemudian Cekman, Supriyono, Muhamadiyah dan Sufardi Nurzain yang merupakan Anggota DPRD Provinsi Jambi periode 2014-2019.

"Para saksi diperiksa terkait dengan dugaan adanya aliran sejumlah uang yang diterima oleh para saksi," kata Plt Juru Bicara KPK bidang Pencegahan Ipi Maryati Kuding di Jakarta, Selasa (16/11/2021).

Para saksi yang diperiksa tersebut diduga menerima sejumlah uang yang diberikan oleh tersangka Apif Firmansyah (AF) dengan tujuan memperlancar proses pengesahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jambi Tahun 2017.

Menurut KPK, tersangka AF merupakan orang kepercayaan dan representasi dari Zumi Zola mantan Gubernur Jambi ketika maju menjadi calon Bupati Tanjung Jabung Timur tahun 2010. AF selalu ikut mendampingi Zumi Zola melakukan kampanye.

Ketika Zumi Zola terpilih menjadi Bupati Tanjung Jabung Timur, AF semakin dipercaya untuk terus mendampingi, membantu dan mengurus berbagai kegiatan dinas. Termasuk pula mengurusi keperluan pribadi.

Saat Zumi Zola terpilih menjadi Gubernur Jambi periode 2016-2021, AF kembali dipercaya mengurus semua keperluannya di antaranya mengelola kebutuhan dana operasional dengan meminta sejumlah "fee" proyek dari para kontraktor di daerah itu. Total yang telah dikumpulkan oleh AF sekitar Rp46 miliar.

Berdasarkan perintah Zumi Zola, sebagian diberikan kepada anggota DPRD Provinsi Jambi terkait pembahasan RAPBD Tahun Anggaran 2017.

Sebelumnya, Tim Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan mantan ajudan Zumi Zola dan Anggota DPRD Provinsi Jambi, Apif Firmansyah di Gedung KPK RI.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan Apif diduga terlibat dalam kasus Tindakan Pidana Korupsi suap ketok palu RAPBD Provinsi Jambi Tahun 2017.

”Saat ini kita menahan seorang tersangka terkait RAPBD Provinsi Jambi 2017-2018,” kata Juru Bicara KPK, Ali Fikri, Kamis (4/11/2021).[]