Lifestyle

Orang Kejang Belum Tentu Epilepsi

Orang Kejang Belum Tentu Epilepsi
Ilustrasi kejang (Medical Actu)

AKURAT.CO Bila mendengar kata kejang dan epilepsi, mungkin kamu berpikir bahwa dua hal ini berkaitan. Kamu tidak sepenuhnya salah, tapi kejang dan epilepsi sebenarnya dua kondisi berbeda. 

Bila seseorang mengalami kejang, belum tentu dia mengidap epilepsi. Namun, epilepsi sendiri seringkali memiliki gejala seperti kejang. 

Dikutip dari laman Hopkins Medecine, epilepsi adalah gangguan sistem saraf pusat, sedangkan kejang adalah gangguan kelistrikan pada otak yang terjadi secara tiba-tiba dan tidak terkontrol.

baca juga:

Keduanya sering dianggap sama, karena epilepsi dapat menimbulkan gejala kejang yang menandakan adanya aktivitas tidak normal pada saraf otak.

Pada saat kejang atau epilepsi terjadi, tubuh akan kehilangan kendali. Mungkin saja bisa membuat seseorang melakukan gerakan menyentak tak terkendali, menatap kosong dalam waktu lama, mata terus berkedip atau bahkan hilang kesadaran. 

Orang yang mengalami kejang atau epilepsi, akan merasa kebingungan setelah kejang yang rasakannya sudah hilang.

Perlu diketahui, mempelajari beda kejang dan epilepsi itu penting. Pasalnya, kejang epilepsi yang tidak mendapat pengobatan segera bisa menimbulkan komplikasi, seperti cedera karena terjatuh, tenggelam, berisiko mengalami kecelakaan dan menimbulkan penyakit mental.

Kejang epilepsi mungkin lebih sering dianggap sebagai kondisi yang kritis, ketimbang kejang biasa.

Ini karena kejang biasa, umumnya terjadi pada anak, yang penyebab umumnya adalah demam. Namun, bukan berarti kamu boleh menyepelekan kondisi kejang begitu saja.