News

Orang Hilang Banyak Ditemukan, Korban Banjir Bandang di NTT Bertambah

Orang-orang yang sejak bencana melanda dilaporkan hilang, satu persatu ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.


Orang Hilang Banyak Ditemukan, Korban Banjir Bandang di NTT Bertambah
Kepala BNPB Doni Monardo di NTT (AKURAT.CO/Tangkapan layar YouTube BNPB)

AKURAT.CO, Korban bencana akibat siklon Seroja di NTT terus bertambah. Orang-orang yang sejak bencana melanda dilaporkan hilang, satu persatu ditemukan dalam kondisi tak bernyawa. Bencana banjir bandang itu terjadi di 11 kabupaten dan kota di seluruh NTT.

Kepala BNPB Doni Monardo mengatakan, hingga hari ini tercatat ada  163 orang meninggal dunia akibat bencana banjir bandang di NTT. Berikut sebaran kabupaten dan kota disertai korban.

1. Kabupaten Flores Timur korban meninggal sebanyak 71 orang. Sementara 5 orang dinyatakan masih hilang.
2. Kabupaten Lembata tercatat 43 orang meninggal dan 25 orang lainnya dinyatakan hilang.
3. Kabupaten Alor terdata 27orang meninggal dan 14 orang hilang.
4. Kabupaten Malaka tercatat 6 orang meninggal.
5. Kabupaten Kupang tercatat 3 orang meninggal dan 1 orang dinyatakan hilang.
6. Kota Kupang 6 orang dinyatakan meninggal.
7. Kabupaten Sikka 1 orang meninggal.
8. Kabupaten Sabu Raijua 2 meninggal.
9. Kabupaten Rote Ndao 2 orang dinyatakan meninggal.
10. Kabupaten Ngada 1 dinyatakan meninggal.
11. Kabupaten Ende 1 dinyatakan meninggal.

baca juga:

"Sehingga total korban meninggal di Provinsi NTT tercatat sebanyak 163 orang," kata Doni Monardo dalam konferensi pers secara virtual, Kamis malam (8/4/2021).

Sementara untuk bencana di Provinsi NTB tercatat 2 orang meninggal dan 45 orang hingga kini belum ditemukan alias hilang. Dia mengatakan, pemerintah telah mengerahkan TNI dan Polri yang sudah digelar di sejumlah daerah baik di NTT dan NTB. Dari Mabes Polri sebanyak 4003 orang prajurit. Semangat Mabes TNI mengerahkan 3.659 orang prajurit.

Disini lain, bantuan tenaga medis, dokter dan perawat juga telah diterjunkan ke titik-titik bencana. Lalu, logistik dan dapur lapangan juga sudah dibangun di hampir seluruh kabupaten dan kota yang terdampak bencana. Termasuk melibatkan Tagana dari Kemensos. "Ini kolaborasi yang sangat baik," ujarnya.[]

Arief Munandar

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu