News

Optimis Bidik 60 Kursi Parlemen Tercapai, TGB Ungkap Keunikan Perindo

TGB menyoroti adanya keunikan ketimbang parpol lainnya.


Optimis Bidik 60 Kursi Parlemen Tercapai, TGB Ungkap Keunikan Perindo
Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang saat swafoto di bersama mahasiswa Universitas Sumatera Utara, Medan, Senin (18/2/2019) (AKURAT.CO/Muhlis)

AKURAT.CO, Ketua Harian Nasional Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi mendoakan agar partainya mampu memperoleh target maksimal dalam gelaran Pemilu 2024 mendatang.

Tak Tanggung-tanggung, Perindo menargetkan 60 kursi parlemen atau double digit alias elektabilitasnya berada di atas 10 persen.

"Alhamdulillah, pada hari ini, 6 Agustus 2022, persis satu tahun setelah Partai Perindo memunculkan logo barunya. Semoga ini menjadi penanda ikhtiar kita semua. Sesuai yang dicanangkan Ketum Partai Perindo, 60 kursi di DPR RI. Mudah-mudahan diridhai oleh Allah," kata TGB dalam pidatonya di I-News Tower, Gondangdia, Jakarta, pada Sabtu (6/8/2022).

baca juga:

Dalam kesempatan itu, Eks Gubernur NTB itu mengungkapkan alasannya pindah ke Partai Perindo. Nampaknya, TGB menyoroti adanya keunikan partai besutan Konglomerat Hary Tanoesoedibjo itu ketimbang parpol lainnya.

"Mengapa saya memilih berkhidmat melalui Partai Perindo? Partai politik insyaallah semuanya baik, saya dan semua yakin bahwa semua pemimpin parpol berikhtiar maksimal untuk kemajuan Indonesia," ujar dia.

"Namun, di tengah kesamaan itu, Perindo memiliki beberapa keunikan. Ada hal-hal yang fundamental yang menyebabkan saya tertarik untuk berkiprah dan berkhidmat melalui Partai Perindo," katanya.

Selain itu, TGB juga menyampaikan terima kasihnya atas amanah yang telah diberikan Ketum Partai Perindo atas jabatan yang diembannya itu. Dia pun berjanji untuk mengembangkan amanah tersebut dengan sebaik-baiknya.

"Atas nama pribadi dan keluarga, saya menyampaikan terima kasih atas kepercayaan dan amanah yang diberikan dan insyaallah saya akan ikhtiarkan untuk mengembangkan sebaik-baiknya," tutur TGB. []