Olahraga

Ons Jabeur Masih Tak Terkalahkan di Lapangan Rumput

Rekor Jabeur kini menjadi 9-0 di lapangan rumput pada musim ini.


Ons Jabeur Masih Tak Terkalahkan di Lapangan Rumput
Petenis Tunisia, Ons Jabeur melaju ke perempat final Wimbledon keduanya secara beruntun. (Twitter.com/WTA)

AKURAT.CO, Petenis putri nomor dua dunia, Ons Jabeur kembali menunjukkan tajinya. Petenis berdarah Arab yang memenangkan gelar WTA pertama itu berhasil menumbangkan unggulan ke-24, Elise Mertens (Belgia) untuk maju ke perempat final Wimbledon keduanya secara beruntun.

Dalam pertandingan yang berlangsung di All England Lawn Tennis & Croquet Club pada Senin (4/7) dini hari WIB, Jabeur melaju ke delapan besar usai menang 7-6(9), 6-4 atas Mertens di babak keempat. 

Berkat hasil ini, Jabeur berarti masih tak terkalahkan di lapangan rumput. Rekornya kini menjadi 9-0 di rumput pada musim ini, setelah sebelumnya juga menjadi juara di Berlin pada 19 Juni lalu.

baca juga:

Selain itu, dengan tersingkirnya petenis nomor satu dunia Iga Swiatek di babak ketiga, petenis asal Tunisia itu kini mengambil obor sebagai pemain dengan peringkat tertinggi di Wimbledon 2022.

“Semoga saya bisa melanjutkan rekor tersebut. Saya suka bermain di rumput. Saya suka hubungan antara alam dan saya. Semoga bisa berlanjut ke final,” kata Jabeur, sebagaimana dilansir dari WTA Tennis.

Perjuangan Jabeur sendiri sejatinya tidaklah mudah. Petenis berusia 27 tahun itu mendapatkan perlawanan sengit dari Mertens, terutama di set pertama.

Petenis Tunisia itu mendapatkan break awal di set pembuka, tetapi konsistensi Mertens membuktikan teka-teki sulit bagi Jabeur untuk dipecahkan sepanjang hari. 

Jabeur sebenarnya sempat di atas angin dengan memimpin 4-2. Namun, Mertens mampu menyamakan kedudukan menjadi 4-4, lalu berlanjut hingga tiebreak. Bahkan, Jabeur juga tertinggal 3-6 pada tiebreak, untuk kemudian memenangkannya 11-9.

"Dia lawan yang hebat, sungguh. Tidak pernah mudah untuk memainkannya dan saya harus berusaha keras di tiebreak. Saya tidak bisa membayangkan diri saya bermain tiga set melawannya,” tutur dia.

Selanjutnya, Jabeur akan menghadapi petenis nomor 66 dunia, Marie Bouzkova dari Republik Ceko, yang menikmati breakout dua minggu di Wimbledon. 

Petenis berusia 23 tahun itu mengalahkan dua unggulan, yakni nomor tujuh Danielle Collins dan nomor 28 Alison Riske dan mengakhiri rekor juara Bad Homburg Caroline Garcia di babak keempat.

Ini akan menjadi pertemuan pertama antara Jabeur dan Bouzkova, yang belum pernah melaju melewati putaran kedua Slam sebelum pekan lalu. Jabeur akan memainkan perempat final mayor ketiganya, setelah mencapai tahap ini di Wimbledon musim panas lalu dan Australia Terbuka 2020.[]