Lifestyle

Onani Bisa Bikin Pria Jadi Pelupa, Benarkah?

Selama ini ada beragam pendapat tentang dampak onani. Salah satunya adalah mengakibatkan pria menjadi pelupa.


Onani Bisa Bikin Pria Jadi Pelupa, Benarkah?
Ilustrasi penis (DAILYMAIL.CO.UK)

AKURAT.CO, Masturbasi adalah aktivitas seksual yang dilakukan sendiri dengan menyentuh alat kelamin, alias tanpa melakukan sanggama.

Pada pria, aktivitas ini disebut onani. Selama ini ada beragam pendapat tentang dampak onani. Salah satunya adalah mengakibatkan pria menjadi pelupa. Menurut dr. Nadia Nurotul Fuadah, tidak ada hubungan langsung antara onani dengan daya ingat. 

Hanya saja, ketagihan melakukan onani dapat mengganggu kesehatan otak, termasuk terjadi penyusutan pada otak bagian depan atau Prefrontal Cortex (PFC). Adapun PFC berfungsi untuk mengatur ingatan atau memori, memusatkan konsentrasi, mengendalikan emosi, membantu membuat keputusan, dan masih banyak lagi. 

Saat melakukan onani, otak mengeluarkan hormon dopamin yang memberikan efek bahagia. Dopamin berlebihan akan menyebabkan PFC terendam dan menjadi tidak aktif. Kondisi ini akan membuat PFC menjadi kecil sehingga fungsinya menjadi terganggu.

Jadi, onani yang berlebihan memang bisa menyebabkan kerusakan pada area PFC pada otak, sehingga secara tidak langsung mempengaruhi daya ingat. Namun, perlu diingat bahwa penurunan daya ingat juga bisa dipengaruhi oleh banyak hal, bukan onani saja. Kurang gizi, jarang olahraga, buruknya kualitas tidur dan masalah medis tertentu pun bisa mempengaruhi daya ingat seseorang. 

Tidak hanya mempengaruhi kesehatan otak saja, berikut Akurat.co rangkum beberapa dampak negatif dari melakukan onani secara berlebihan, Kamis, (16/9/2021): 

Melukai penis

Mengutip dari Men’s Health, Tobias Köhler, M.D., seorang urolog di Southern Illinois University, menyatakan bahwa pria yang sering melakukan onani bisa menyebabkan luka/cedera pada penisnya. Cedera tersebut dapat berupa luka ringan, atau kondisi yang serius seperti penyakit peyronie.

Menganggu kehidupan sosial

Kecanduan melakukan onani bisa membuat kamu menjauh dari kehidupan sosial. Kamu merasa lebih suka untuk melakukan onani terus-menerus dibandingkan berinteraksi dengan orang lain. Kamu mungkin juga terus terdistraksi dengan fantasi-fantasi seksualmu. 

Jika ini dibiarkan terus, ini bisa menganggu hubungan pertemanan, asmara hingga pekerjaanmu. Adapun Dan Drake, terapis bersertifikat untuk pecandu seks dan konselor klinis, menyebutkan bahwa seringnya onani dapat menghalangimu untuk mendapatkan pasangan hidup. 

Menganggu kehidupan seksual dengan pasangan

Kamu menjadi merasa kurang puas saat berhubungan seks dengan pasangan, dan lebih suka melakukannya sendiri. Ini tentunya akan menganggu hubunganmu kehidupan seksualmu dengan pasangan.

"Kamu tidak ingin terlalu sering masturbasi hingga menjadi sebuah ketergantungan. Ini membuat orang menjadi tidak peduli pada hubungan seksual dengan pasangan," kata Wendy Strgar, penulis buku Sex That Works: An Intimate Guide to Awakening Your Erotic Life, mengutip Health.

Ingat, onani boleh dilakukan asal tidak berlebihan, ya![]