Olahraga

Olimpiade dan Paralimpiade jadi Sasaran Utama Grand Desain Olahraga Nasional

“Kadang SEA Games kita jadikan sebagai sasaran utama, terkadang satu waktu kita juga menempatkan ASIAN Games,” kata Menpora.


Olimpiade dan Paralimpiade jadi Sasaran Utama Grand Desain Olahraga Nasional
Lifter terbaik Indonesia, Eko Yuli Irawan, saat beraksi di Kejuaraan Angkat Besi Asia di Ningbo, China, Sabtu (20/4). (XIN HUA)

AKURAT.CO, Grand desain olahraga yang digelorakan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memasukan Olimpiade dan Paralimpiade menjadi sasaran utama pemerintah Indonesia.

“Sekarang dalam desain besar atau grand design yang disiapkan oleh Kemenpora ini, sasaran utamanya adalah sukses Olimpiade dan Paralimpiade,” kata Menpora Zainudin Amali dalam seminar olahraga Nasional.

Sementara, event dengan skala di bawahnya, seperti Asian Games, Asian Para Games, serta SEA Games dan ASEAN Para Games ditempatkan pada posisi sasaran antara untuk menuju sasaran utama.

“Kadang SEA Games kita jadikan sebagai sasaran utama, terkadang satu waktu kita juga menempatkan ASIAN Games,” tambah politis partai Golongan Karya tersebut.

Untuk menuju sasaran utama, pemerintah akan mendorong sejumlah cabang olahraga unggulan yang dinilai memiliki peluang berprestasi, disesuaikan dengan karakteristik fisik orang Indonesia, yaitu cabang olahraga yang bertumpu pada akurasi dan teknik.

“Ini lama kita mendiskusikan mana yang menjadi cabang olahraga unggulan, sebab kita harus memetakan itu, sebab kalau tidak, kita hanya sekadar membina tetapi tidak sesuai dengan kriteria-kriteria yang ada, apalagi karakteristik fisik orang Indonesia,” kata Amali.

Setelah diskusi panjang disertai data-data pendukung, telah ditentukan bahwa cabang olahraga unggulan di antaranya adalah bulutangkis, angkat besi, panjat tebing, panahan dan menembak.

Selanjutnya, karate, taekwondo, balap sepeda, atletik, renang, dayung, senam artistik, wushu dan pencak silat. Dua cabang olahraga terakhir sedang didorong untuk menjadi cabang olahraga yang dapat dipertandingan di Olimpiade.

Untuk jangka waktu 2021-2024, Menpora memasang target partisipasi olahraga dapat meningkat sampai 40 persen, dan siswa aktif berolahraga 10 persen.

Dian Eko Prasetio

https://akurat.co