Olahraga

Ole Akhirnya Buka Suara Soal Pemecatannya dari MU

Ole menghaturkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang memberinya kesempatan duduk di kursi pelatih MU


Ole Akhirnya Buka Suara Soal Pemecatannya dari MU
Ole Gunnar Solskjaer (TWITTER)

AKURAT.CO Manchester United akhirnya secara resmi mendepak Ole Gunnar Solskjaer dari kursi panas manajer MU. Pemecatan ini dilakukan seiring hasil buruk yang terus dialami Setan Merah di tingkat liga domestik.

Dilansir dari Manchester Evening News, Ole mengucapkan salam perpisahannya dengan semua pihak yang ada di Old Trafford. Pria yang pernah berjasa besar di MU semasa menjadi pemain bola itu mengakui jika semestinya ia bisa berbuat lebih baik lagi untuk United.

"Anda tahu apa arti klub ini bagi saya dan apa yang ingin saya capai di sini. Untuk klub, untuk para penggemar, untuk para pemain, untuk staf. Saya ingin kami mengambil langkah berikutnya untuk menantang liga, untuk memenangkan trofi dan saya pikir itu benar bahwa itu datang dari mulut kuda (omong kosong, Red)," kata Ole.

"Saya tidak ingin menjawab semua ... akan ada wartawan yang bertanya kepada saya tentang wawancara tetapi tidak, saya tidak akan melakukan wawancara apa pun. Saya ingin mengeluarkannya di sana, saya akan pergi melalui pintu depan, karena saya pikir semua orang tahu saya telah memberikan segalanya untuk klub ini," imbuh Ole.

Ole sadar jika ini memang sudah waktunya untuk pergi, mengingat kepelatihannya di MU tak memberi dampak yang baik untuk klub. Terlebih, MU yang kini diisi banyak pemain bintang justru tak mampu bersaing dengan klub papan atas Liga Inggris.

"Klub ini berarti segalanya bagi saya dan bersama-sama kami adalah pertandingan yang bagus, tetapi sayangnya saya tidak bisa mendapatkan hasil yang kami butuhkan dan sudah waktunya bagi saya untuk menyingkir," ucap Ole sedih.

Meskipun masa jabatan Solskjaer di Old Trafford berakhir dengan catatan buruk, dengan penampilan dan hasil The Reds baru-baru ini jauh di bawah standar yang disyaratkan, ia tetap sangat bangga telah mengelola klub.

"Sangat, sangat bangga," tambahnya.

"Tentu saja, itu salah satu hal yang Anda impikan dalam hidup Anda. Ketika Anda menjadi pemain, ketika Anda menjadi pelatih tim cadangan, pekerjaan berikutnya, satu-satunya impian dan satu-satunya hal yang belum Anda lakukan adalah mengelola klub, dan saya memilikinya sekarang," kenang Ole.

Sumber: Manchester Evening News