image jamkrindo umkm
Login / Sign Up
Image

Taufik Hidayat

Melalui Piala Presiden, Sepakbola Indonesia Menjawab Kisruh Pengaturan Pertandingan

Taufik Hidayat

Piala Presiden 2019

Image

Sejumlah boneka sumbangan suporter di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, untuk anak-anak pengidap kanker dalam laga Piala Presiden 2019 antara Persebaya Surabaya dan PS Tira-Persikabo. | ANTARA/Moch Asim

AKURAT.CO, Sepak bola Indonesia mengalami gejolak sejak akhir tahun 2018 hingga saat ini. Hal itu tak terlepas dengan terbongkarnya praktek match fixing atau pengaturan pertandingan oleh Satuan tugas (Satgas) Antimafia Bola yang dibentuk Polri.

Praktek kotor ini dinilai sudah menggerogoti sepak bola Indonesia sejak lama. Tak hanya kompetisi seperti Liga 1 dan Liga 2, Tim Nasional Indonesia bahkan sempat disebut melakukannya saat berlaga di final Piala AFF 2010.

Pihak yang paling dirugikan dengan mencuatnya kasus ini tentu para pemain karena mereka merupakan aktor utama dalam sebuah pertandingan. Meski menerima gaji sebagai profesional, citra mereka tercoreng.

baca juga:

Beberapa Pemain seperti anggota Timnas Piala AFF 2010 sudah membantah tudingan ini. Mereka meminta Satgas Antimafia bola untuk menyelesaikan kasus ini.

Di tengah iklim sepak bola Indonesia yang memanas, PSSI mengambil keputusan untuk menggelar kembali turnamen pramusim bertajuk Piala Presiden 2019. Hal ini sangat beresiko mengingat kepercayaan publik tengah menurun karena kasus di atas.

Namun, nyatanya turnamen ini dijadikan para pemain dan klub-klub sebagai momentum menjawab tudingan miring pada kasus pengaturan pertandingan tersebut. Mereka berlomba-lomba menunjukkan penampilan terbaik demi meraih gelar juara.

Hasilnya, penyelenggaraan Piala Presiden 2019 berjalan menarik sejak awal hingga akhir. Skor akhir tiap laga menjadi sulit ditebak karena ketatnya persaingan.

Kejutan bahkan sudah terjadi pada laga pembuka saat Persib Bandung yang bertindak sebagai tuan rumah takluk dari PS Tira-Persikabo dengan skor 1-2. Satu hal yang menjadi sorotan dalam laga ini adalah ketegasan wasit dan menuai banyak pujian.

Suporter Arema FC. ANTARA/Risky Andrianto.

Hegemoni tuan rumah yang sangat kuat mengakar dalam sepak bola Indonesia juga runtuh pada turnamen ini. Tim tamu meraih kemenangan di kandang lawan bukan hal yang asing lagi.

Hal itu terlihat di fase grup. Dari lima klub yang menjadi tuan rumah, hanya Bhayangkara FC dan Arema FC yang berhasil lolos ke perempat final.

Fenomena ini terus berlanjut di fase gugur. Tiga dari empat tim yang bertindak sebagai tim tamu justru berhasil meraih kemenangan dan melaju ke semifinal.

Piala Presiden tahun ini juga bisa dibilang merupakan yang terseru dan menarik dibanding edisi-edisi sebelumnya. Indikatornya tentu dari jumlah gol yang tercipta sepanjang turnamen.

Total 124 gol tercipta dari 40 pertandingan Piala Presiden 2019 atau rata-rata 3,1 gol per laga. Jumlah tersebut mengalahkan rekor gol Piala Presiden 2018 yang hanya menghasilkan 114 gol dari 40 pertandingan atau 2,85 gol per laga.

Salah satu alasan dari banyaknya gol yang tercipta itu adalah karena hampir seluruh klub peserta menerapkan gaya sepak bola menyerang. Mereka bahkan tak ragu melakukannya saat berlaga di kandang lawan.

Contoh nyata dari hal ini adalah pertemuan Persebaya Surabaya kontra Madura United pada leg kedua semifinal di Gelora Madura Ratu Pamelingan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, pada 6 April silam. Kedua tim saling berbalas gol hingga Bajul Ijo -julukan Persebaya- akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor 3-2 atau 4-2 secara agregat.

Sayangnya permainan menyerang Persebaya tak berdaya di hadapan Arema FC pada laga final. Singo Edan berhak menggondol trofi juara usai menang 4-2 secara agregat.

Arema FC. ANTARA/Budi Candra Setya.

Apa yang ditampilkan setiap tim pada Piala Presiden 2019 menjadi sebuah angin segar di tengah permasalahan yang melanda sepak bola Indonesia. Setidaknya para pemain menunjukkan kasus pengaturan pertandingan tak mempengaruhi konsentrasi mereka di lapangan.

Sebaliknya, kasus tersebut justru dijadikan para pemain sebagai pelecut untuk tampil maksimal di setiap pertandingan. Hal ini bisa kembali menyehatkan iklim kompetisi sepak bola Indonesia yang rusak jelang bergulirnya Liga 1 Indonesia 2019 pada 8 Mei mendatang.

Bisa dibayangkan bagaimana menariknya sajian kompetisi kasta tertinggi tersebut jika momentum di Piala Presiden 2019 ini dapat dipertahankan. Imbasnya akan muncul pemain-pemain berkualitas yang bermanfaat untuk Timnas Indonesia, semoga.[]

Editor: Hervin Saputra

berita terkait

Image

Olahraga

Piala Presiden 2019

Presiden Jokowi Batal Datang ke Final Piala Presiden 2019

Image

Olahraga

Piala Presiden 2019

Arthur Cunha Ingin Balas Aksi Amido Balde dengan Elegan

Image

Olahraga

Piala Presiden 2019

Jokowi dan Sejumlah Artis Bakal Meriahkan Final Piala Presiden

Image

Olahraga

Piala Presiden 2019

Kesolidan Skuat Arema Jadi Modal Raih Gelar Juara

Image

Olahraga

Piala Presiden 2019

Persebaya Siap Tampil Habis-habisan di Kandang Arema

Image

Olahraga

Piala Presiden 2019

Persebaya Gagal Taklukkan Arema FC

Image

Olahraga

Persebaya Surabaya vs Arema FC

Susunan Pemain: Persebaya dan Arema Turunkan Formasi Menyerang

Image

Olahraga

Piala Presiden 2019

Legenda Persebaya Bicara Tentang Rivalitas dengan Arema

Image

Olahraga

Piala Presiden 2019

Naik Rantis ke Kandang Persebaya Tak Ciutkan Nyali Arema

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Olahraga
Doping

Klaim tak Bersalah, Sun Yang Berencana Banding

CAS menghukum Sun Yang larangan bertanding selama delapan tahun karena dianggap terbukti melanggar aturan uji doping.

Image
Olahraga
NBA 2019-2020

Clippers Tekuk Nuggets, Raptors Dipermalukan Hornets

Los Angeles Clippers mengalahkan Denver Nuggets dengan skor 132-103.

Image
Olahraga
Persib Bandung

Rene Alberts: Suporter Indonesia Semakin Berkembang

“Jika saya pendukung Persib, saya tidak ingin klub ini harus membayar denda tiap pekan karena flare dan petasan."

Image
Olahraga
Napoli vs Torino

Gattuso Akui Napoli Kelelahan Jelang Hadapi Torino

Napoli masih berada di luar empat besar klasemen sementara Serie A Italia.

Image
Olahraga
FIFA

Respons Corona, FIFA Berharap Piala Eropa dan Olimpiade tetap Digelar

Virus corona telah menunda sejumlah laga di Italia, Swiss, dan Belanda.

Image
Olahraga
Dubai Duty Free Championship 2020

Djokovic Selamat dari “Lubang Jarum” untuk Raih Tiket Final

Djokovic menyelamatkan tiga match point untuk mengalahkan Gael Monfils dan merebut tiket final di Dubai.

Image
Olahraga
Juventus vs Inter Milan

Ronaldo Klaim Juventus Kontra Inter Milan Selevel “El Clasico”

Juventus saat ini duduk di puncak klasemen dan unggul enam angka dari Inter di tempat ketiga.

Image
Olahraga
Qatar Terbuka 2020

Kvitova Akhiri Catatan Buruk Hadapi Barty Demi Final

Kvitova mengakhir empat kekalahan beruntun dari Barty selama 2019 lalu.

Image
Olahraga
BWF

BWF Tegaskan Kualifikasi Olimpiade tetap Berjalan Sesuai Jadwal

BWF mengklaim bahwa penundaan atau pembatalan turnamen kualifikasi berada di luar kendali tuan rumah.

Image
Olahraga
Watford v Liverpool

Preview: Liverpool Siap Pecahkan Rekor City di Markas Watford

Jika menang, Liverpool akan melewati 18 kemenangan beruntun milik City.

terpopuler

  1. Tak Menunggu Lama, 5 Artis Ini Hamil Setelah Menikah, Tokcer Banget!

  2. Sekda DKI Harap Warga Nikmati Banjir, Abdillah Toha: Apa Tidak Kacau Negeri Ini Kalau Banyak Pejabat Seperti Ini

  3. Mantan Jenderal Israel: Netanyahu Bikin Israel Kacau Total

  4. Biografi Singkat Abah Guru Sekumpul, Perhiasan Para Ahli Ibadah dari Kalimantan Selatan

  5. Pasang Target, Pansus Banjir Siap Obrak Abrik Masalah Saluran Air Milik Pemprov DKI

  6. Hasil Mediasi Krisdayanti - Raul Lemos dengan AKURAT.CO di Dewan Pers

  7. Miliki Pabrik Terbesar se-Asia Tenggara hingga Cetak Rekor MURI, 5 Fakta Menarik Es Krim AICE

  8. Masuk Daftar Negara Terjangkit Corona, Fadli Zon: Pemerintah Harus Jujur dan Terbuka

  9. Pengacara Korban Sebut Jeffrey Epstein Bunuh Diri untuk Lindungi Kekayaannya

  10. Mane: Seluruh Orang di Senegal Kini Dukung Liverpool

fokus

Hutan Kecil Terarium
Target SDGs
Catatan 100 hari Jokowi-Ma'ruf Amin

kolom

Image
Ujang Komarudin

Banjir Jakarta: Menenggelamkan atau Menaikkan Popularitas Anies?

Image
Zainul A. Sukrin

Membaca Hambatan Anies di 2024

Image
Achsanul Qosasi

Memimpin Tanpa Menyalahkan

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Banjir Jakarta Menghanyutkan Elektabilitas Anies Baswedan?

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kala Buku, Akses dan Minat Baca Orang Indonesia Belum Sinkron

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kepala Perpusnas: Budaya Baca Bangsa Indonesia Tidak Rendah

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakornas Perpusnas, Penguatan Budaya Literasi Wajib untuk SDM Indonesia Unggul

Sosok

Image
News

5 Fakta Penting Agus Maftuh Abegebriel, Dosen UIN Sunan Kalijaga yang Jadi Dubes RI untuk Arab Saudi

Image
News

6 Potret Danpaspampres Maruli Simanjuntak Bareng Putrinya, Kompak di Berbagai Kesempatan

Image
News

Santap Menu Angkringan hingga Nikmati Es Teh Plastikan, 10 Aksi Gibran Rakabuming Kulineran di Pinggir Jalan