image BI
Login / Sign Up

Desak Pembebasan Al Araibi, Timnas Australia Batal Latihan di Bangkok

Hervin Saputra

Hakeem Al Araibi

Image

Pesepakbola Bahrain, Hakeem Al Araibi, saat keluar dari pengadilan di Bangkok, Thailand, Senin (4/2). | REUTERS/Athit Perawongmetha

AKURAT.CO, Pemerintah Australia terus melancarkan tekanannya kepada Thailand untuk membebaskan pesepakbola asal Bahrain, Hakeem Al Araibi. Yang terbaru, mereka membatalkan rencana Tim Nasional U-23 Australia berlatih di Thailand yang bakal dijadwalkan pada 11 Maret mendatang.

Pelatih Timnas Senior dan U-23 Australia, Graham Arnold, mengatakan bahwa Socceroos – julukan Timnas Australia – mengambil posisi untuk membela Al Araibi.

“Setelah kami kembali dari Piala Asia (2019) kami akan meninjau kembali rencana kami karena penahanan pesepakbola Australia, Hakeem Al Araibi, di penjara Thailand,” ucap Arnold sebagaimana dipetik dari The Guardian.

baca juga:

Sedianya, Federasi Sepakbola Australia (FFA), akan berencana melakukan pertandingan persahabatan kontra China di Bangkok, Thailand, sebagai bagian dari persiapan melakoni kualifikasi Piala Asia U-23 yang diselenggarakan di Kamboja, Maret mendatang.

“Kami sedang memproses perubahan jadwal pra turnamen kami di negara Asia lainnya. Tim Nasional Australia bersatu untuk mendukung Hakeem Al Araibi dan kami semua mengajak semua pihak untuk meneruskan kampanye pembebasan ini,” kata Arnold.

Senin lalu, Al Araibi dikembalikan ke penjara Thailand selama 60 hari setelah melakukan sidang ekstradisi di Bangkok. Thailand memberikan waktu kepada Al Araibi untuk mengajukan upaya pembebasan sementara pengadilan memberikan hak kepada pemerintah mereka untuk memutuskan kasus ini.

Perlakuan Thailand saat membawa Al Araibi ke pengadilan dengan merantai kaki pemain yang mengungsi ke Australia pada 2014 itu memicu kritik sejumlah pihak. Salah satunya adalah Perdana Menteri Australia, Steve Morrison, yang mengirim surat kepada Perdana Menteri Thailand, Prayut Chan-o-cha, dengan mengatakan bahwa perantaian Al Araibi “menganggu”.

Kaki Hakeem Al Araibi dengan rantai saat bergerak ke pengadilan di Bangkok, Senin (6/2). REUTERS/Athit Perawongmetha.

Sementara itu, media Thailand tidak diizinkan memuat foto rantai tersebut. Di tengah kemarahan warga Thailand atas aksi tersebut, media setempat mengaburkan foto dan video bagian rantai yang mengikat kaki Al Araibi.

“Menurut saya (rantai kaki) tersebut menyebabkan kemarahan karena banyak media internasional yang meliputnya dan orang Thailand tidak ingin melihat Thailand memperlakukan tahanan seperti itu,” ucap salah seorang jurnalis senior Thailand.

Al Araibi ditahan oleh otoritas Thailand ketika datang ke negara itu untuk berbulan madu dengan istrinya pada November silam. Thailand menahan Al Araibi berdasarkan red notice dari Kepolisian Internasional (Interpol) atas permintaan Bahrain.

Al Araibi dinyatakan bersalah dan dihukum sepuluh tahun penjara oleh Bahrain dengan tuduhan perusakan kantor polisi pada demonstrasi anti pemerintah dalam gelombang Arab Spring 2011. Di sisi lain, sebuah tayangan menunjukkan bahwa pada hari yang dituduhkan tersebut Al Araibi sedang bermain sepakbola yang disiarkan di televisi.

Pesepakbola berusia 25 tahun yang mengaku pernah disiksa selama tiga bulan penahanan pada 2012 tersebut melarikan diri ke Australia. Pada 2017, Australia memberinya hak suaka dan saat ini Al Araibi bermain untuk klub semi-profesional negara itu, Pascoe Vale FC.[]

Editor: Hervin Saputra

berita terkait

Image

Olahraga

AFC

Mantan Kapten Timnas Australia Kecam Dukungan Federasinya terhadap Al Khalifa

Image

Olahraga

Hakeem Al Araibi

Al Araibi Resmi Jadi Warga Negara Australia

Image

Olahraga

Hakeem Al Araibi

Al Araibi: Saya Ditahan karena Mengkritik Presiden AFC

Image

Olahraga

Hakeem Al Araibi

Al Araibi: Olahraga, Politik, atau Hak Asasi Manusia?

Image

Olahraga

Hakeem Al Araibi

Al-Araibi: Australia adalah Negara Saya

Image

Olahraga

Hakeem Al Araibi

Pengadilan Thailand Setuju Bebaskan Al Araibi Hari Ini

Image

Olahraga

Hakeem Al Araibi

Pemerintah Thailand Justru Salahkan Australia dalam Kasus Araibi

Image

Olahraga

Hakeem Al Araibi

Bebaskan Al Araibi, Australia Siapkan Jaminan Sepuluh Ribu Dollar

Image

Olahraga

Hakeem Al Araibi

Australia Minta Pemerintah Thailand Gunakan Hak untuk Bebaskan Al Araibi

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Olahraga
Piala Dunia U-20 2021

Heran, Si Jalak Harupat Tak Terpilih Jadi Venue Piala Dunia U-20

Kepala Unit Pelaksana Teknis Si Jalak Harupat mengaku heran dengan keputusan PSSI dan FIFA.

Image
Olahraga
Manchester United

Solskjaer Berikan Tugas Baru untuk Greenwood

Solskjaer ingin Greenwood kembali menjadi algojo saat MU mendapatkan penalti.

Image
Olahraga
Kobe Bryant

Djokovic: Kobe Bryant Selalu Ada ketika Saya Membutuhkannya

Novak Djokovic tampak emosional setelah pertandingan melawan Milos Raonic di perempat final Australia Terbula 2020.

Image
Olahraga
MotoGP 2020

Petrucci: Saya Telah Banyak Belajar dari Musim Lalu

"Saya tidak suka bagaimana semuanya berakhir tapi saya telah belajar banyak hal dan lebih berpengalaman," ucap Petrucci.

Image
Olahraga
Formula 1

Argentina Berambisi Kembali Gelar Formula 1

"F1 akan sangat menarik di Argentina dari sisi olahraga dan juga pariwisata," ucap Matias Lammens.

Image
Olahraga
Bursa Transfer

Resmi, Christian Eriksen Berlabuh ke Inter Milan

Christian Eriksen diboyong dari Tottenham Hotspur dengan mahar senilai 17 juta Pounsterling (atau setara Rp301 miliar).

Image
Olahraga
PSM Makassar vs Lalenok United

Jelang Lawan PSM, Lalenok United Gelar Latihan di Stadion Mini

Pelatih Jantje Efraim memimpin langsung persiapan tersebut yang diikuti sebanyak 22 pemain.

Image
Olahraga
Deontay Wilder vs Tyson Fury

Anthony Joshua Prediksi Fury Bakal Tumbangkan Wilder

Joshua menilai Fury bakal memenangkan pertarungan yang berlangsung di MGM Grand, Las Vegas, Amerika Serikat, pada Minggu (23/2) mendatang.

Image
Olahraga
Australia Terbuka 2020

Depak Raonic, Djokovic Bersua Federer di Semifinal

Novak Djokovic mengalahkan Milos Raonic lewat straight set dengan skor 6-4, 6-3, 7(7)-6(1).

Image
Olahraga
Bursa Transfer

Milan Enggan Lepas Piatek ke Tottenham Sebagai Pinjaman

Tottenham berniat meminjam Piatek karena mereka masih belum sanggup menebus klausul 30 juta euro yang dibanderol Milan untuk sang striker.

terpopuler

  1. Emosi Saat Sidang Kasus Ikan Asin, Hakim Sebut Fairuz A Rafiq Trouble Maker

  2. Jokowi: Saya Ini Orang Pabrik, Jadi Melihat dan Masuk ke Sebuah Ruangan Itu Kelihatan Ada Manajemennya Apa Tidak

  3. Polri Duga Ada Penyebaran Berita Bohong pada Kasus Sunda Empire

  4. Christian Eriksen sudah Tiba di Milan

  5. Sambut Alugoro, Indonesia Satu-satunya Negara Kawasan Asia Tenggara yang Mampu Bangun Kapal Selam

  6. Kadis Citata: Terikat Kontrak, Revitalisasi Monas Tidak Bisa Dihentikan Begitu Saja

  7. Disinyalir Dapat Menyebarkan Virus Corona, Ini Hukum Mengonsumsi Kelelawar Menurut Islam

  8. Merasa Dilecehkan Soal Harta Gono Gini, Vicky Prasetyo Berniat Laporkan Angel Lelga

  9. 5 Kisah Pembunuh Berantai Sadis Tertangkap Gara-gara Ceroboh, Tak Sengaja Tinggal Kacamata Saat Kubur Korban

  10. Tanggapi Soal Corona sebagai Azab dan Isolasi Warga, begini Kata Mahasiswa Indonesia di Wuhan

fokus

Universal Health Coverage
Menyambut Shio Tikus Logam
Toleransi vs intoleransi

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Nilai Strategis Kampus Merdeka dan Magang

Image
Abdul Aziz SR

Pemerintah, Untuk Apa dan Siapa?

Image
Achmad Fachrudin

Babak Baru Suksesi Wagub DKI

Image
UJANG KOMARUDIN

Negeri Darurat Korupsi

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakerpus Perpusnas: Penguatan Indeks Literasi untuk SDM Indonesia Unggul

Image
Video

VIDEO Jejak Sepotong Roti Jakarta

Image
Sea Games

Milos Sakovic

"Polo Air Indonesia Butuh Liga dan Banyak Turnamen"

Sosok

Image
News

Hadiri Rapat hingga Tinjau Kapal Selam, 8 Potret Kompak Jokowi dan Prabowo Saat Kerja Bareng

Image
News

Bikin Heboh karena Sambut Turis China di Bandara, 5 Fakta Penting Gubernur Sumbar Irwan Prayitno

Image
News

Terjerat Kasus Penipuan hingga Batal Jadi Dirut Transjakarta, 5 Fakta Penting Donny Saragih