image
Login / Sign Up

Australia Minta Pemerintah Thailand Gunakan Hak untuk Bebaskan Al Araibi

Hervin Saputra

Hakeem Al Araibi

Image

Mantan Pemain Tim Nasional Bahrain, Hakeem Al Araibi, saat dibawa keluar dari Pengadilan Ratchadaphisek, Bangkok, Thailand, Senin (5/2). | REUTERS/Athit Perawongmetha

AKURAT.CO, Pemerintah Australia mengulang kembali permintaan kepada otoritas Thailand untuk membebaskan pesepakbola asal Bahrain yang mengungsi ke negeri mereka, Hakeem Al Araibi. Pembaharuan permintaan ini disampaikan Australia setelah Jaksa Thailand menyebut bahwa pemerintah Thailand berhak untuk membebaskan Al Araibi.

Dalam persidangan di Bangkok, Thailand, Senin (4/2), Hakim memutuskan mengembalikan Al Araibi ke penjara selama 60 hari seraya memberikan kesempatan kepada pemain klub semi profesional Australia, Pascoe Vale FC, tersebut untuk mengajukan banding.

Jaksa Thailand menyebut bahwa Kejaksaan Agung negara mereka memiliki kebijaksanaan (discretion) eksekutif yang bisa mengirimkan kembali Al Araibi ke Australia. Sementara itu, Australia menegaskan bahwa mereka memberikan perhatian yang besar terhadap usaha untuk membebaskan Al Araibi dengan melakukan advokasi tingkat tinggi di Thailand dan Bahrain.

baca juga:

"Pemerintah Australia mengulang permintaan kepada pemerintah Thailand untuk membebaskan Hakeem Al Araibi pulang ke Australia untuk kembali bersama rekan-rekan dan istrinya setelah persidangan ekstradisi," kata Menteri Luar Negeri Australia, Marise Payne, sebagaimana dipetik dari The Guardian.

Sidang ekstradisi Al Araibi dilakukan setelah Bahrain mengirim pengajuan untuk ekstradisi pasca pesepakbola tersebut ditangkap saat hendak berbulan madu di Thailand, November silam. FIFA, Asosiasi Pesepakbola Internasional (FIFPro), dan sejumlah lembaga menekan Thailand untuk membebaskan Al Araibi.

Dalam persidangan kemarin, Al Araibi datang mengenakan pakaian tahanan berwarna coklat muda dengan celana sedengkul serta kaki telanjang yang terikat borgol. Sejumlah warganet mengkritik otoritas Thailand yang membawa Al Araibi dengan kaki diborgol karena dianggap tidak sejalan dengan nilai-nilai kemanusiaan.

Kepala Imigrasi Thailand, Surachate Hakparn, mencuitkan bahwa pemborgolan kaki Al Araibi sudah sejalan dengan standar internasional dan hukum yang berlaku di negerinya. Namun, sejumlah kelompok pembela hak asasi manusia menentangnya.

"Maaf Surachat -- membawa tersangka non-kekerasan ke pengadilan dengan (kaki) di rantai tidak sejalan dengan standar atau prinsip hak asasi manusia internasional. Menurut saya Anda harus mendiskusikan dengan Departemen Pemasyarakatan untuk mengubah kebijakan ini," tulis Deputy Direktur Human Rights Watch di Asia, Phil Robertson, melalui akun Twitter-nya.

Al Araibi ditahan oleh Thailand berdasarkan red notice dari Kepolisian Internasional atas permintaan Bahrain. Pada 2012, Al Araibi mengaku disiksa selama tiga bulan karena mendukung demokrasi dalam gelombang Arab Spring.

Di tahun yang sama, ia dituduh merusak kantor polisi meski sebuah rekaman menunjukkan bahwa Al Araibi sedang bermain pada sebuah laga yang disiarkan di televisi. Al Araibi melarikan diri ke Australia pada 2014 dan sejak 2017 mendapatkan hak suaka untuk bertahan di negara tersebut.[]

Editor: Hervin Saputra

berita terkait

Image

Olahraga

AFC

Mantan Kapten Timnas Australia Kecam Dukungan Federasinya terhadap Al Khalifa

Image

Olahraga

Hakeem Al Araibi

Al Araibi Resmi Jadi Warga Negara Australia

Image

Olahraga

Hakeem Al Araibi

Al Araibi: Saya Ditahan karena Mengkritik Presiden AFC

Image

Olahraga

Hakeem Al Araibi

Al Araibi: Olahraga, Politik, atau Hak Asasi Manusia?

Image

Olahraga

Hakeem Al Araibi

Al-Araibi: Australia adalah Negara Saya

Image

Olahraga

Hakeem Al Araibi

Pengadilan Thailand Setuju Bebaskan Al Araibi Hari Ini

Image

Olahraga

Hakeem Al Araibi

Pemerintah Thailand Justru Salahkan Australia dalam Kasus Araibi

Image

Olahraga

Hakeem Al Araibi

Desak Pembebasan Al Araibi, Timnas Australia Batal Latihan di Bangkok

Image

Olahraga

Hakeem Al Araibi

Bebaskan Al Araibi, Australia Siapkan Jaminan Sepuluh Ribu Dollar

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Olahraga
Persija Jakarta vs Bali United

Jelang Persija-Bali, Jakmania Sudah "Menyerbu" Stadion Patriot

Meski laga baru mulai pada pukul 15.30 WIB, The Jak sudah membuat suasana stadion menjadi bernuansa "oranye" jauh sebelum pertandingan.

Image
Olahraga
Kemenpora

Sesmenpora Sebut Kasus Imam Nahrawi tak Ganggu Agenda Olahraga

Saat ini, Kemenpora sedang mengerjakan persiapan SEA Games Manila 2019, PON Papua 2020, Kongres PSSI, dan Piala Dunia Basket 2021.

Image
Olahraga
China Terbuka 2019

Fajar/Rian Mulus Raih Tiket Perempat Final

Fajar/Rian menang dua set langsung atas lawan mereka. Di perempat final mereka ditunggu ganda Jepang Takeshi Kamura/Keigo Sonoda.

Image
Olahraga
Piala Dunia Qatar 2022

Amnesty: Qatar Tak Bayar Gaji Pekerja Konstruksi Piala Dunia

Ratusan kontraktor memaksa pekerja mereka pulang kampung tanpa membawa gaji setelah mereka berhenti diganji dan tidak lagi dipekerjakan.

Image
Olahraga
Eintracht Frankfurt vs Arsenal

Oezil Kembali Menjadi Korban Rotasi Emery

Di musim ini, Oezil baru mendapatkan sekali kesempatan untuk bermain bersama Arsenal.

Image
Olahraga
Manchester City

Sejak Awal Musim, Guardiola Minta Fernandinho Berlatih sebagai Bek Tengah

Fernandinho diminta berlatih untuk mengisi posisi bek tengah sejak awal musim.

Image
Olahraga
China Terbuka 2019

Tommy Sugiarto Tunduk di Tangan Pebulutangkis Peringkat Satu Dunia

Momota bahkan hanya membutuhkan waktu 37 menit untuk menundukkan putra dari Icuk Sugiarto tersebut.

Image
Olahraga
Toray Pan Pacific 2019

Sloane Stephens Takluk di Tangan Petenis Italia

Kemenangan atas Sloane Stephens membawa Camila Giorgi merasakan perempat final ketiga dari enam turnamen terakhirnya.

Image
Olahraga
Atletico Madrid 2-2 Juventus

Sarri Tidak Puas dengan Hasil Imbang Kontra Atletico Madrid

Juventus unggul dua gol terlebih dulu, tetapi harus puas membawa pulang hasil imbang 2-2.

Image
Olahraga
Shakhtar Donetsk 0-3 Manchester City

Solusi Jitu Guardiola Atasi Krisis Bek Tengah

Nicolas Otamendi menjadi satu-satunya bek tengah murni yang dimiliki City saat ini.

Banner Mandiri

trending topics

terpopuler

  1. Syamsuddin: Beristrahatlah dalam Damai KPK, Semoga Kematianmu yang Dijemput Paksa Bahagiakan Mereka

  2. Paranormal: Baca Captions IG Pak Jokowi Ikut Nelongso Guys

  3. Dahnil: Bila Dewan Pengawas Ditunjuk Presiden dan Tempatkan KPK sebagai Eksekutif, Lebih Baik Dikubur

  4. Burhanuddin: yang Bilang KPK Gagal Turunkan Tingkat Korupsi Itu Kufur Nikmat

  5. 5 Potret Nikita Willy Liburan ke Namibia, Bersuka Ria dengan Anak-anak Suku Himba

  6. Tak Diusung PDIP, Gerindra Nyatakan Siap Antarkan Gibran Rakabuming Maju Pilwalkot Solo

  7. Penyakit Ini Intai Kamu yang Kebiasaan Makan Berlebihan

  8. Pernah Jadi Artis dengan Bayaran Tertinggi hingga Meninggal Penuh Misteri, Ini 5 Fakta Sridevi

  9. Dapur Menyatu dengan Toilet! Gambaran Kesenjangan Ekonomi di Hong Kong

  10. 10 Potret Harmonis Afdhal Yusman dan Keluarga yang Jarang Terekspos

fokus

Abortus
BJ Habibie Tutup Usia
Lindungi Perempuan

kolom

Image
Ujang Komarudin

Gigitan Terakhir KPK

Image
Damai Mendrofa

Menangani Penyu, Sampai Tak Ada yang Ganggu

Image
Achmad Fachrudin

Dinamika Politik Jakarta Paska Pemindahan Ibukota

Image
Abdul Aziz SR

Perempuan dan Jabatan Publik

Wawancara

Image
Hiburan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

Jadikan JILF Sebagai Pemantik Imajinasi

Image
Ekonomi

Eksklusif Mochamad Soebakir: Sebagai 'Jembatan' Konsultan Pajak Fungsinya Vital

Image
Olahraga

Bianca Andreescu

"Memenangi AS Terbuka Sebenarnya Terasa Aneh"

Sosok

Image
News

Dari Presiden hingga Ulama, 5 Tokoh Tanah Air yang Masuk Daftar Muslim Paling Berpengaruh di Dunia

Image
News

Tanahnya Dipakai Jadi Ibu Kota Baru Indonesia, Ini 5 Rekam Jejak Sukanto Tanoto

Image
Ekonomi

Mengenal Sukanto Tanoto, Sang Penguasa Lahan HTI Ibu Kota Baru