image
Login / Sign Up

Dikalahkan Singapura, Permainan Garuda Turun Level?

Hervin Saputra

Piala AFF 2018

Image

Winger Tim Nasional Indonesia, Febri Hariyadi, terjatuh saat bertarung merebut bola dari salah satu pemain Singapura di Stadion Nasional Singapura, Jumat (8/11). | ANTARA/Sigid Kurniawan

AKURAT.CO, Terlalu dini untuk mencari “kambing hitam”, jika kambing hitam itu diperlukan, dalam kekalahan 0-1 Tim Nasional Indonesia atas Singapura di laga perdana Piala AFF 2018.

Namun, sulit untuk tidak mengatakan bahwa penampilan Timnas di Stadion Nasional Singapura, Jumat (9/11), seakan mengalami penurunan “level”.

Sebagian besar pencinta sepakbola yang menyaksikan setiap laga Garuda – julukan Timnas Indonesia – di semua kategori usia (U-16, U-19, U-23, dan senior) – dalam dua tahun terakhir akan bisa dengan mudah merasakan hal tersebut.

baca juga:

Semua bisa dilihat di lapangan. Ini bukan soal siapa pelatihnya, bukan soal Bima Sakti atau Luis Milla yang barangkali menyaksikan laga di Singapura di negerinya nan jauh di Spanyol, tetapi apakah tim nasional punya hasil atas apa yang sudah dikerjakan dalam dua tahun terakhir?

Satu-satunya hal yang tersisa di atas kertas catatan statistik adalah, berdasarkan data Labbola, penguasaan bola sebanyak 62 persen. Tetapi, permainan umpan yang sejatinya dilakukan oleh tim dengan naluri menyerang justru menjadi kontraproduktif di laga kontra Singapura.

Bagaimana bisa Singapura yang hanya memiliki 38 persen penguasaan bola namun memiliki 12 tembakan di mana empat di antaranya tepat sasaran? Sementara itu, Indonesia hanya melakukan empat tembakan di mana hanya satu yang mengarah ke gawang.

Di media sosial, warganet dengan mudah menyebut permainan Timnas kontra Singapura tidak terkonsep, penempatan posisi yang berantakan, dan terlalu banyak kehilangan bola.

Dengan keluarnya Putu Gede di pengujung laga akibat kartu merah karena melompat seraya lututnya mengarah ke tubuh salah satu pemain Singapura, maka permasalahan di Timnas adalah “soal mentalitas” untuk melakukan permainan yang hebat.

Secara komposisi, Pelatih Bima Sakti tidak banyak melakukan perubahan dengan skema yang digunakan Luis Milla di Asian Games 2018 lalu. Dalam laga versus Singapura, praktis hanya ada satu perbedaan, yakni masuknya Rizky Pora pada posisi yang ditinggalkan Rezaldi Hehanusa.

Dengan asumsi bahwa Bima adalah asisten Milla dan komposisi pemain yang tidak berbeda dengan tim Asian Games yang sukses lolos ke fase gugur dan memaksa Uni Emirat Arab menang adu penalti di perdelapan final, maka kekalahan kontra Singapura adalah “keanehan”.

Namun, turnamen baru dimulai. Bima Sakti bukanlah sosok yang harus disalahkan meski semua tahu mantan Kapten Timnas era 1990-an ini sebenarnya masih memposisikan diri sebagai asisten Milla sekalipun pelatih asal Spanyol tersebut gagal memperpanjang kontrak di Indonesia.

Target menjuarai Piala AFF tahun ini tetap harus diletakkan di etalase depan. Apa yang bisa dilakukan oleh publik pencinta Timnas saat ini adalah menunggu prospek yang pernah sempat “ada” tersebut bisa kembali terlihat di laga berikut dan berakhir dengan gelar perdana Asia Tenggara untuk Indonesia.[]

Editor: Hervin Saputra

berita terkait

Image

Olahraga

Piala AFF 2018

Pelatih Thailand Sudah Paham Permainan Indonesia

Image

Olahraga

Piala AFF 2018

Bima Sakti: Kami Siap Tempur Lawan Thailand

Image

Olahraga

Piala AFF 2018

Hansamu: Lawan Thailand Jadi Penentu Nasib Indonesia Selanjutnya

Image

Olahraga

Piala AFF 2018

Jelang Lawan Indonesia, Thailand Dapat Sebuah Kabar Buruk

Image

Olahraga

Piala AFF 2018

Kedisiplinan Pemain Indonesia Jadi Kunci Redam Thailand

Image

Olahraga

Piala AFF 2018

Indra Sjafri Tolak Komentari Permainan Timnas Senior

Image

Olahraga

Piala AFF 2018

Hadapi Indonesia, Ketua PSSI-nya Thailand Minta Suporter Penuhi Stadion

Image

Olahraga

Piala AFF 2018

Langgar Regulasi, PSSI Terancam Bayar Denda 73 Juta

Image

Olahraga

Piala AFF 2018

Bek Blasteran Thailand Pede Bisa Bungkam Indonesia

komentar

Image

1 komentar

Image
Raflypuhi 23

Kuduu sabar, harus banyak peningkatan lagi buat Timnas

terkini

Image
Olahraga
Bursa Transfer

Muenchen Percaya Diri akan Dapatkan Ramsey

Kontrak Aaron Ramsey dengan Arsenal telah dipastikan tak akan diperpanjang.

Image
Olahraga
UEFA Nations League 2018-2019

Usai Kemenangan Kroasia atas Spanyol, Lovren Ejek Ramos

"Maju dan berkatalah sesuatu sekarang teman! mereka hanya sekumpulan pengecut!"

Image
Olahraga
Atletico Madrid

Gabi Desak Atletico Segera Perpanjang Kontrak Jan Oblak

Jan Oblak punya peran penting di bawah mistar gawang Atletico Madrid. Dia telah membuat 100 clean sheet dari 179 penampilannya.

Image
Olahraga
Wayne Rooney

Terungkap, Rooney Merasa Pernah “Dipermalukan” Mourinho

Rooney mengungkapkan fakta mengejutkan tersebut setelah menjalani laga perpisahan bersama Tim Nasional Inggris.

Image
Olahraga
Brasil 1-0 Uruguay

Gol Penalti Neymar Bawa Brasil Menang Atas Uruguay

Neymar mencetak satu-satunya gol di pertandingan dini hari tadi.

Image
Olahraga
Belanda 2-0 Prancis

Timnas Belanda Pecundangi Juara Piala Dunia 2018

Timnas Belanda sukses permalukan juara Piala Dunia 2018.

Image
Olahraga
Kenny Dalglish

Legenda Liverpool Dihadiahi Gelar Kesatria Oleh Kerajaan Inggris

Kenny Dalglish diberi gelar Kesatria berkat jasanya di dunia sepakbola dan kemanusiaan.

Image
Olahraga
Belanda 1-0 Prancis

Babak I: Belanda Unggul Atas Juara Piala Dunia 2018

Tim Nasional Belanda yang didominasi pemain muda cukup merepotkan Prancis yang notabene juara Piala Dunia 2018 di sepanjang babak pertama.

Image
Olahraga
Brasil vs Uruguay

Formasi: Tak Ada Nama Coutinho di Daftar Susunan Pemain Brasil

Tite tidak menyertakan nama Philippe Coutinho di dalam skuatnya.

Image
Olahraga
Belanda vs Prancis

Formasi: Belanda-Prancis Adu Kuat Pola Serangan

Pada pertemuan pertama, Belanda dipaksa mengalah dengan skor 2-1.

trending topics

terpopuler

  1. Makin Religius, 5 Artis Ini Dinikahi Ustaz

  2. Lontarkan Istilah 'Sontoloyo' dan 'Genderuwo', Pakar: Itu Bentuk Protes Jokowi

  3. Makin Ganteng, 10 Transformasi si Kembar Nakula dan Sadewa

  4. 10 Potret Adem Squad Hijab Mulan Jameela

  5. Faizal Pesimis Reuni 212 Dihadiri Jutaan Jiwa, Warganet Malah Pilih Reuni SMA

  6. Formasi: Rooney Dibangku Cadangkan pada Laga Perpisahan

  7. Polemik Gerindra Vs Demokrat, Kak Dul: Andai Gua Jadi Prabowo, Gua Akan...

  8. TNI AL Mencoba Kendaraan Tempur Listrik Karya Anak Bangsa

  9. 3 Cara Wanita Dapat Meningkatkan Klimaksnya Saat Bercinta

  10. Babak I: Meski Saling Serang, Kroasia-Spanyol Masih Tanpa Gol

fokus

Semangat Pahlawan di Dadaku
Info MPR RI
Tragedi Lion Air

kolom

Image
Ujang Komarudin

Buta dan Budek dalam Politik

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Bising di Ruang Publik: Perang Diksi Namun Jauh dari Substansi

Image
Karyono Wibowo

Harus Dibedakan antara Penegakan Hukum dan Kriminalisasi

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Ancaman Pemilu Serentak, Kekhawatiran Yusril yang Belum Menemukan Jawaban

Wawancara

Image
News

DKPP, Penjaga Marwah dan Etika Penyelenggara Pemilu yang 'Haus' Infrastruktur

Image
Olahraga

Piala Libertadores 2018

"Mari Jadikan Final Boca-River Tanpa Kekerasan"

Image
News

Alissa Wahid: Membawa Sumpah Pemuda 1928 ke Anak Milenial

Sosok

Image
Ekonomi

Cukai Rokok Batal Naik, Kekayaan Bersih Para Pengusaha Ini Tambah Moncer

Image
Gaya Hidup

Sibuk Banget, Bagaimana Soal Olahraga dan Liburan Arzeti Bilbina?

Image
Ekonomi

Tragedi Lion Air

Cerita Rusdi Kirana, Sosok di Balik Terbangnya 'Singa Merah' ke Angkasa